Jawa Pos Radar Madiun – Daihatsu Ayla masih menjadi salah satu mobil LCGC paling diminati masyarakat Indonesia pada 2026.
Selain harganya yang relatif terjangkau, mobil ini dikenal irit bahan bakar dan memiliki biaya perawatan yang ramah di kantong.
Namun, tidak sedikit calon pembeli yang masih bingung memilih antara Ayla bermesin 1.0 liter atau 1.2 liter.
Sekilas kedua varian ini terlihat serupa, tetapi sebenarnya memiliki perbedaan cukup signifikan dari sisi performa, fitur hingga harga.
Memahami perbedaan tersebut penting agar calon konsumen bisa memilih mobil yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang dimiliki.
Perbedaan Mesin, Ayla 1.2 Jauh Lebih Bertenaga
Perbedaan utama Daihatsu Ayla 1.0 dan 1.2 terletak pada sektor dapur pacu.
Ayla 1.0 menggunakan mesin 1KR-VE tiga silinder berkapasitas 998 cc yang menghasilkan tenaga sekitar 67 PS dan torsi 89 Nm. Karakter mesin ini lebih fokus pada efisiensi bahan bakar dan cocok digunakan untuk mobilitas harian di dalam kota.
Sementara itu, Ayla 1.2 dibekali mesin WA-VE tiga silinder DOHC Dual VVT-i berkapasitas 1.198 cc dengan tenaga sekitar 88 PS dan torsi 113 Nm.
Selisih tenaga yang cukup besar membuat Ayla 1.2 terasa lebih responsif saat berakselerasi, terutama ketika membawa penumpang penuh, melewati tanjakan, atau digunakan untuk perjalanan luar kota.
Fitur Ayla 1.2 Lebih Lengkap
Selain mesin, perbedaan lain terlihat dari kelengkapan fitur.
Kedua varian memang sama-sama memiliki fitur dasar seperti:
- AC,
- power window,
- audio system,
- dual SRS airbag,
- dan seat belt pretensioner.
Namun Ayla 1.2 menawarkan fitur yang lebih modern dan premium.
Beberapa fitur tambahan yang tersedia pada Ayla 1.2 antara lain:
- Smart Entry,
- Push Start Stop Button,
- Head Unit layar sentuh,
- kamera parkir belakang,
- serta desain interior yang lebih modern.
Fitur-fitur tersebut membuat pengalaman berkendara terasa lebih nyaman dibandingkan varian 1.0.
Sama-Sama Irit, Tapi Karakternya Berbeda
Salah satu alasan Daihatsu Ayla tetap diminati adalah konsumsi bahan bakarnya yang terkenal hemat.
Ayla 1.0 unggul dari sisi efisiensi karena menggunakan mesin berkapasitas lebih kecil.
Namun bukan berarti Ayla 1.2 boros. Berkat teknologi Dual VVT-i, konsumsi BBM varian ini juga tetap tergolong irit untuk penggunaan harian.
Karena itu, perbedaan konsumsi bahan bakar antara keduanya tidak terlalu jauh dalam penggunaan normal.
Selisih Harga Tidak Terlalu Jauh
Dari sisi harga, Ayla 1.0 menjadi pilihan paling ekonomis.
Varian ini dipasarkan mulai kisaran Rp140 jutaan.
Sedangkan Ayla 1.2 dibanderol mulai Rp150 jutaan tergantung tipe dan wilayah pemasaran.
Dengan selisih harga sekitar belasan juta rupiah, konsumen akan mendapatkan tambahan tenaga serta fitur yang lebih lengkap pada varian 1.2.
Ayla 1.0 Cocok untuk Siapa?
Ayla 1.0 cocok dipilih bagi konsumen yang:
- mengutamakan efisiensi bahan bakar,
- lebih sering berkendara di perkotaan,
- mencari mobil pertama,
- dan memiliki anggaran terbatas.
Karakter mesin yang ringan membuat mobil ini sudah cukup memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Ayla 1.2 Cocok untuk Siapa?
Sementara Ayla 1.2 lebih ideal untuk pengguna yang:
- sering melakukan perjalanan luar kota,
- membutuhkan tenaga lebih besar,
- menginginkan fitur lebih lengkap,
- serta mengutamakan kenyamanan berkendara.
Performa mesin yang lebih kuat membuat Ayla 1.2 terasa lebih nyaman digunakan di jalan tol maupun medan menanjak.
Bagi konsumen yang mengejar efisiensi dan harga terjangkau, Ayla 1.0 masih menjadi pilihan menarik.
Namun jika menginginkan tenaga lebih besar dan fitur yang lebih modern, Ayla 1.2 layak dipertimbangkan meski harus mengeluarkan biaya sedikit lebih tinggi. (dce)
Editor : Dony Christiandi