Jawa Pos Radar Madiun - Pabrikan otomotif Wuling Motors kini mulai melihat adanya peluang bisnis yang sangat menjanjikan di segmen Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Peluang emas tersebut muncul di tengah tren peningkatan angka penjualan kendaraan elektrifikasi murni (EV) di pasar otomotif Tanah Air.
Product Communication Manager Wuling Motors, Danang Wiratmoko, menjelaskan bahwa saat ini masih banyak konsumen yang tertarik dengan era elektrifikasi.
Namun sayangnya, minat besar tersebut belum sepenuhnya dibarengi dengan kesiapan konsumen untuk langsung beralih ke kendaraan listrik murni.
"PHEV bisa menjadi jembatan karena tetap bisa diisi daya seperti EV pada umumnya, tetapi masih memiliki mesin konvensional sebagai pendukung," kata Danang di sela kegiatan Media Drive, Jumat.
Alasan strategis tersebut dinilai sangat sejalan dengan arah perkembangan dan tren pasar otomotif nasional saat ini.
Setelah pasar EV berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, kini segmen PHEV mulai menunjukkan potensi pertumbuhan yang semakin meroket.
Potensi tersebut semakin terlihat jelas seiring dengan hadirnya berbagai model hibrida terbaru dari sejumlah merek otomotif ternama di Indonesia.
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pasar PHEV sepanjang tahun 2026 memang mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan.
Angka penjualan PHEV sukses mencapai 502 unit pada bulan Januari dan kembali meningkat menjadi 663 unit pada bulan Februari.
Meski sempat turun ke angka 345 unit pada Maret akibat faktor libur panjang, pasar kendaraan hibrida ini kembali bangkit di bulan April dengan catatan 569 unit.
Secara kumulatif, total penjualan mobil berteknologi PHEV selama periode Januari hingga April 2026 telah menembus angka 2.089 unit.
Guna mengakomodasi perkembangan pasar yang sangat positif ini, Wuling berjanji akan terus menghadirkan deretan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
"Kami akan terus menghadirkan produk inovatif yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia," tegas Danang.
Ia juga memastikan bahwa kapasitas dan kemampuan pabrik Wuling di Indonesia sudah sangat siap untuk memproduksi berbagai teknologi elektrifikasi terkini.
Di pasar domestik sendiri, Wuling diketahui telah memiliki dua model andalan terbaru yang dibekali dengan varian PHEV, yakni Darion dan Eksion.
Kedua kendaraan ramah lingkungan ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp389 juta untuk varian EV CE dan Rp459 juta untuk tipe EV EX.
Sementara itu, untuk model yang mengusung teknologi PHEV, Wuling membanderolnya dengan harga mulai Rp449 juta hingga Rp499 juta (OTR Jakarta). (naz)
Editor : Mizan Ahsani