Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Lebarkan Sayap Bisnis, Chery Siapkan Kei Car Imut dengan Sub Brand Emta

Yunita Tri Desianti • Sabtu, 6 Juni 2026 | 15:31 WIB
Kei car dari Chery yang dijual dengan sub brand Emta.
Kei car dari Chery yang dijual dengan sub brand Emta.

Jawa Pos Radar Madiun - Pabrikan otomotif raksasa asal Tiongkok, Chery, rupanya tengah bersiap melebarkan sayap bisnisnya untuk menembus kerasnya pasar Jepang.

Langkah ekspansi taktis ini dilakukan melalui kerja sama strategis dengan perusahaan joint venture asal Singapura, yakni EMT (Electric Mobility Technologies).

Kolaborasi lintas negara tersebut ditujukan untuk menghadirkan satu model kendaraan jenis kei car berteknologi listrik murni di negeri "Matahari Terbit" tersebut.

Mengutip laporan dari situs Carnewschina pada Senin (1/6), kendaraan mungil ramah lingkungan ini nantinya akan bernaung di bawah sub-brand terbaru bernama Emta.

Kehadiran kei car Emta ini diproyeksikan bakal menjadi lawan yang sangat sepadan bagi BYD Racco yang telah lebih dulu mengaspal di jalanan Jepang.

Mobil mungil dari Chery ini dipastikan akan menggendong komponen baterai canggih buatan produsen penyuplai global terkemuka, Gotion.

Menariknya, kendaraan ini direncanakan bakal menjadi pelopor dari total empat model yang akan diboyong Chery ke pasar Jepang hingga tahun 2029 mendatang.

Dalam proyek ambisius ini, pihak Chery akan bertindak penuh sebagai pihak penyedia teknologi utama untuk seluruh lini mobil bermerek Emta.

Hal tersebut berarti segala urusan arsitektur bodi, drivetrain listrik, hingga sistem radar ADAS yang canggih akan tetap berada di bawah kendali pabrikan Tiongkok itu.

Baca Juga: Tak Cuma Eksion, Wuling Bakal Sediakan Varian PHEV untuk Seluruh Mobilnya

Sementara itu, proses perakitan kendaraan akan dipercayakan sepenuhnya kepada fasilitas pabrik mumpuni milik Yueda Group yang berlokasi di Yancheng, Tiongkok.

Pabrik ini dinilai sangat layak karena memiliki rekam jejak panjang dalam merakit kendaraan untuk merek global seperti Kia dan merek mobil listrik premium HiPhi.

Skema ini sekaligus menjawab rumor masa lalu mengenai isu akuisisi pabrik Yancheng oleh Chery yang ternyata berujung pada proyek manufaktur bersama.

Hasil produksi perakitan dari fasilitas pabrik kolaborasi ini nantinya akan difokuskan secara khusus untuk memenuhi tingginya permintaan pasar ekspor.

Mengingat target utamanya adalah pasar Jepang, proses penentuan konsep produk dan keputusan desain akhir akan dipimpin langsung oleh tim ahli lokal.

Para perancang dan insinyur di balik pengembangan sub-brand Emta diketahui merupakan mantan talenta berbakat yang pernah berkarier panjang di raksasa otomotif Honda dan Mazda.

Pada tahapan presentasi awal, Chery telah memamerkan sketsa wujud mula dari kei car Emta yang memadukan bahasa desain mirip model Chery QQ terbaru.

Tampilan wajahnya dihiasi dengan model lampu membulat yang sangat khas, dipadukan apik dengan sentuhan bodi mengotak tegak ala kei car Jepang pada umumnya.

Sesuai dengan regulasi pasar setempat, dimensi kendaraan bertenaga setrum ini dibuat sangat padat atau compact dengan panjang bodi hanya berkisar di angka 3,4 meter.

Sejauh ini, pihak pabrikan memang belum memberikan informasi pasti mengenai jadwal peluncuran resmi kei car listrik tersebut ke publik.

Meski begitu, BYD Racco yang selama ini nyaman menjadi pemain tunggal mobil listrik Tiongkok di Jepang dipastikan harus segera bersiap menyambut pesaing barunya. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#emta #Jepang #Chery #kei car