Jawa Pos Radar Madiun - Bagaimana jika sebuah jam tangan digital legendaris dari masa lalu dihidupkan kembali untuk menjawab kebutuhan zaman sekarang?
Model yang menjadi inspirasi konsep ini adalah Seiko 05LC, jam tangan digital quartz dengan layar LCD yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1973. Kehadirannya kala itu menjadi simbol transformasi besar dari era analog menuju era digital.
Di tengah dominasi smartwatch yang mengubah cara orang memandang jam tangan saat ini, muncul pertanyaan menarik: seperti apa seharusnya jam tangan digital modern yang diciptakan Seiko di masa kini?
Dari pemikiran itulah lahir konsep ini.
Menghidupkan Kembali Ikon Digital
Tujuannya bukan sekadar membuat ulang model klasik, melainkan membawanya berevolusi ke era baru tanpa kehilangan identitas aslinya.
Siluet membulat yang khas, layar LCD berbentuk oval, serta tiga tombol di bawah layar tetap dipertahankan sebagai penghormatan terhadap desain orisinal. Namun kali ini, elemen tersebut dipadukan dengan material keramik mengilap yang memberikan kesan lebih modern, eksklusif, dan berkelas.
Baca Juga: Decathlon W500 M, Jam Tangan Running Pria Sporty dengan Fitur Stopwatch, Dibanderol Rp249 Ribuan
Konsep "Luxury Sports + Digital"
Konsep utama yang diusung adalah Luxury Sports + Digital.
Di satu sisi terdapat tren jam tangan sport mewah yang banyak dikenakan kalangan selebritas dan figur publik. Di sisi lain ada pesona jam tangan digital ikonik yang memiliki nilai historis kuat.
Perpaduan dua dunia yang tampaknya bertolak belakang tersebut diharapkan mampu melahirkan bentuk baru dengan karakter yang unik dan relevan bagi generasi masa kini.
Baca Juga: Decathlon W200 S, Jam Tangan Sporty Rp199 Ribuan untuk Aktivitas Harian dan Olahraga Ringan
Dirancang untuk Era Media Sosial
Dalam era ketika setiap orang dapat membagikan gaya hidupnya melalui media sosial, desain produk ini sengaja dirancang agar memiliki kehadiran visual yang kuat bahkan ketika dilihat melalui layar ponsel.
Tidak hanya bagian dial yang menjadi pusat perhatian. Desain gelang mesh yang menyempit secara bertahap dari bodi jam menuju pengait juga menjadi elemen penting yang membentuk karakter keseluruhan siluet. Detail tersebut merupakan salah satu ciri khas yang diwarisi dari model aslinya.
Menghubungkan Masa Lalu dan Masa Depan
Melalui konsep ini, warisan jam tangan digital yang pernah menjadi simbol sebuah era diharapkan dapat kembali diapresiasi oleh generasi baru.
Lebih dari sekadar nostalgia, proyek ini menunjukkan bagaimana desain ikonik dari setengah abad lalu masih dapat berevolusi dan menemukan relevansinya di tengah dunia modern yang terus berubah. (fin)
Editor : AA Arsyadani