Jawa Pos Radar Madiun - Fenomena ini mungkin sering Anda atau teman Anda alami.
Saat menenggak segelas Americano hitam pekat yang memiliki kadar kafein dan keasaman tinggi, perut terasa santai dan aman-aman saja.
Namun, giliran mencoba es kopi susu kekinian yang rasanya manis, creamy, dan diklaim lebih "ringan" di lambung, mendadak perut terasa begah, mual, hingga eneg.
Banyak yang langsung menyalahkan kafein atau asam lambung yang naik.
Padahal, jika Anda terbiasa minum Americano, tubuh Anda kemungkinan besar sudah memiliki toleransi yang baik terhadap kafein murni.
Lantas, apa yang sebenarnya membuat perut berontak? Berikut adalah alasan medis mengapa kopi yang terasa "ringan" justru memicu rasa mual.
Baca Juga: Awas Kulit Kusam dan Keriput! Ini Bahaya Efek Diuretik Kopi bagi Tubuh
1. Jebakan Gula Berlebih yang Mengacaukan Saluran Cerna
Rasa manis pada es kopi susu sering kali menipu.
Di balik rasanya yang ringan dan tidak pahit, tersimpan takaran gula cair, sirup karamel, atau gula aren yang sangat masif.
Mengonsumsi minuman dengan kadar gula yang sangat tinggi secara tiba-tiba akan menarik banyak air ke dalam saluran cerna.
Proses penarikan air secara mendadak inilah yang membuat perut seketika terasa penuh, tidak nyaman, dan memicu sensasi eneg atau ingin muntah.
2. Fluktuasi Gula Darah yang Ekstrem
Segelas kopi manis menyumbang kalori dan gula yang jauh melampaui batas anjuran harian.
Ketika gula dalam jumlah besar masuk ke tubuh, kadar gula darah akan melonjak tajam (hiperglikemia).
Tubuh akan merespons kondisi ini dengan memunculkan tanda-tanda penolakan, mulai dari kelelahan mendadak, rasa haus berlebih, pusing, hingga mual yang cukup hebat.
3. Intoleransi Laktosa Terselubung
Selain gula, kopi kekinian yang diklaim ringan biasanya menggunakan campuran susu sapi utuh atau krimer kental manis.
Bagi sebagian orang dewasa, tubuh mengalami penurunan kemampuan dalam memproduksi enzim laktase, yaitu enzim yang bertugas mencerna laktosa (gula alami dalam susu).
Ketika laktosa dari campuran kopi tidak tercerna dengan baik, bakteri di usus akan memfermentasinya.
Proses ini menghasilkan gas berlebih yang membuat perut menjadi kembung, begah, dan mual.
Sering kali, rasa mual akibat intoleransi laktosa ringan ini disalahartikan sebagai "maag karena minum kopi".
Baca Juga: Tugas Kelar tapi Mata Susah Merem? Ini Cara Cepat Netralisir Efek Kopi Usai Begadang
Tips Menikmati Kopi Tanpa Mual
Jika Anda memang pencinta kopi namun sering merasa eneg saat mencoba varian menu kopi selain Americano, cobalah untuk melakukan penyesuaian pesanan.
Pesan Less Sugar
Mintalah barista untuk mengurangi takaran gula atau sirup hingga setengah atau seperempat dari takaran normal.
Ganti Jenis Susu
Jika perut terasa kembung, cobalah mengganti susu sapi dengan alternatif susu nabati (plant-based) seperti susu oat atau susu almond yang lebih ramah di usus.
Jangan Saat Perut Kosong
Meski rasanya manis dan tertutupi susu, tetap hindari meminumnya dalam keadaan perut yang benar-benar kosong agar saluran cerna tidak kaget menerima lonjakan gula.
Baca Juga: Espresso vs Americano: Bedah Perbedaan Rasa, Kafein, hingga Asal-usulnya
Rasa mual setelah minum kopi tidak melulu soal asam lambung dan kafein. Terkadang, musuh utama pencernaan justru bersembunyi di balik manisnya gula berlebih di dasar gelas Anda. (*)
*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunodjoyo Madura.