Jawa Pos Radar Madiun - Hadirnya berbagai teknologi khusus pada ban kendaraan listrik sering kali memunculkan pertanyaan baru.
Banyak pemilik kendaraan listrik pemula yang penasaran apakah mobil ramah lingkungan mereka tetap aman jika dipasangi ban mobil konvensional biasa.
Secara teknis di atas kertas, pemasangan ban biasa sebenarnya bisa saja dilakukan pada velg mobil listrik.
Syarat utamanya adalah ukuran diameter, indeks beban, dan peringkat kecepatan ban konvensional tersebut wajib sesuai dengan rekomendasi pabrikan kendaraan.
Namun, penggunaan ban konvensional pada mobil listrik sama sekali tidak disarankan oleh para ahli otomotif karena sejumlah alasan krusial.
Jika pemilik kendaraan tetap nekat menggunakan ban konvensional biasa, ada beberapa konsekuensi merugikan yang dipastikan akan terjadi.
Konsekuensi pertama adalah permukaan ban akan menjadi jauh lebih cepat aus karena material karetnya tidak dirancang untuk menahan torsi instan motor listrik.
Selain itu, tingkat efisiensi konsumsi daya baterai juga dipastikan akan berkurang drastis sehingga jarak tempuh maksimal mobil menjadi lebih pendek.
Kenyamanan berkendara juga akan terganggu karena tingkat kebisingan dari gesekan ban akan terdengar sangat jelas hingga masuk ke dalam kabin.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Kenali Alasan Ban Mobil Listrik Dibuat Jauh Lebih Kuat
Risiko paling fatal dari penggunaan ban yang tidak sesuai peruntukan ini adalah menurunnya kualitas handling atau pengendalian saat melibas tikungan.
Pada akhirnya, rentetan masalah teknis tersebut akan membuat umur pakai ban menjadi sangat singkat dan merugikan pemilik kendaraan secara finansial.
Terkait masalah harga, banderol ban khusus kendaraan listrik memang sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan ban konvensional dalam ukuran yang sama.
Harga yang lebih mahal ini sangat wajar mengingat konstruksi, material, serta racikan teknologi yang disematkan di dalamnya memang jauh lebih kompleks.
Namun, biaya ekstra tersebut dinilai sangat sebanding dengan ragam manfaat jangka panjang yang akan diperoleh oleh sang pemilik mobil.
Pengendara akan mendapatkan efisiensi energi yang lebih baik, kenyamanan berkendara yang senyap, hingga daya tahan ban yang sangat optimal.
Kesimpulannya, anggapan bahwa ban mobil listrik dan mobil konvensional itu sama fungsinya adalah sebuah kekeliruan besar.
Ban mobil konvensional diciptakan murni untuk karakter mesin pembakaran internal yang bobotnya lebih ringan dengan tarikan mesin bertahap.
Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi yang memiliki mobil listrik untuk selalu menggunakan ban khusus EV demi keamanan dan kenyamanan maksimal. (naz)
Editor : Mizan Ahsani