Jawa Pos Radar Madiun - Dalam dunia sepeda gunung (MTB), frame atau rangka merupakan fondasi paling utama yang wajib diperhatikan sebelum Anda memutuskan untuk membeli.
Rangka ini sangat menentukan tingkat kenyamanan, kontrol, dan ketahanan sepeda saat digunakan untuk melibas berbagai kontur medan yang ekstrem.
Oleh karena itu, memahami jenis frame, kelebihan material, hingga ukuran roda yang tepat menjadi hal krusial bagi siapa pun yang ingin memulai hobi ini.
Tiga Jenis Frame Utama
Di pasaran saat ini, terdapat tiga jenis frame sepeda gunung yang dirancang secara spesifik sesuai dengan gaya berkendara dan tingkat kesulitan lintasan.
Tipe pertama adalah hardtail, yakni jenis sepeda yang hanya dibekali suspensi di bagian depan atau fork tanpa adanya peredam guncangan di area belakang.
Desain hardtail ini sangat ringan, responsif, dan hemat perawatan sehingga sangat cocok untuk pesepeda pemula yang melintasi lintasan cross-country (XC).
Tipe kedua adalah full suspension yang memiliki sistem peredam guncangan ganda, baik di bagian depan maupun di area belakang sepeda.
Kehadiran suspensi ganda ini memberikan kendali dan rasa percaya diri maksimal saat pengendara harus melintasi rute teknikal seperti bebatuan atau turunan tajam.
Sementara itu, tipe ketiga adalah rigid yang sama sekali tidak dibekali sistem suspensi guna mengejar bobot rangka yang super ringan.
Tanpa adanya komponen suspensi yang bergerak, sepeda rigid lebih mengutamakan efisiensi kayuhan sehingga ideal digunakan untuk kebutuhan bikepacking santai.
Baca Juga: Kupas Tuntas Polygon Xtrada 7 Edisi 2026: Tampil Semakin Buas, Harga Rp 11 Jutaan
Karakteristik Material Rangka
Selain jenis kerangkanya, pemilihan material frame juga sangat berpengaruh langsung terhadap bobot, tingkat kekuatan, hingga harga jual sebuah sepeda gunung.
Aluminium menjadi material yang paling umum digunakan saat ini karena harganya relatif sangat terjangkau dengan tingkat keawetan yang mumpuni.
Bagi Anda yang mengejar performa tingkat tinggi, material serat karbon kerap menjadi pilihan utama karena sangat ringan dan mampu meredam getaran dengan sempurna.
Ada pula material baja atau steel yang selama ini dikenal luas akan daya tahannya yang luar biasa kuat meski memiliki bobot keseluruhan yang tergolong cukup berat.
Ukuran Roda dan Rekomendasi Pemula
Dalam merakit atau membeli sepeda gunung modern, ukuran diameter roda juga harus disesuaikan secara proporsional dengan postur tubuh pengendaranya.
Roda berukuran 27,5 inci sangat cocok bagi pengendara dengan tinggi badan 160 hingga 172 sentimeter karena menawarkan kelincahan manuver yang tajam.
Sedangkan roda berukuran 29 inci jauh lebih stabil untuk melibas rintangan dan ditujukan bagi para pengendara dengan postur tubuh 172 sentimeter ke atas.
Bagi Anda yang sedang mencari sepeda pertama, jenama Polygon menghadirkan sejumlah rekomendasi model unggulan yang sangat layak untuk dipertimbangkan.
Polygon Syncline C5 berbahan karbon sangat direkomendasikan bagi pengendara yang ingin serius mendalami rute cross-country maupun trail ringan.
Jika ingin mencari sepeda bersuspensi ganda yang empuk, Polygon Siskiu D6 hadir sebagai solusi paling seimbang untuk mengeksplorasi medan bervariasi.
Selain itu, Polygon juga turut menawarkan seri Xtrada 7 sebagai pilihan hardtail all-rounder tangguh yang sangat fleksibel digunakan di berbagai kondisi lintasan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani