Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Biaya Ngecas Mobil Listrik Chery Q Cuma Rp 7 Ribuan per Hari, Segini Simulasi Operasional Bulanannya

Dony Christiandi • Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:23 WIB
Chery Q, mobil listrik murah kompetitor BYD Atto 1. (CHERY)
Chery Q, mobil listrik murah kompetitor BYD Atto 1. (CHERY)

Jawa Pos Radar Madiun - Chery Sales Indonesia terus berupaya membuktikan tingginya tingkat efisiensi penggunaan lini kendaraan listrik mereka di Tanah Air.

Pabrikan otomotif ini mengklaim bahwa solusi mobilitas tanpa bahan bakar fosil mereka mampu menekan pengeluaran biaya operasional secara drastis.

Pengguna mobil listrik Chery Q, Chery J6T, dan Chery E5 disebut hanya perlu mengeluarkan biaya energi harian sekitar Rp7.240 sampai Rp17.040.

Vice Country Director Chery Business Unit Indonesia, Budi Darmawan Jantania, menegaskan komitmen perusahaannya dalam menghadirkan ekosistem kendaraan listrik yang ekonomis.

Ia sangat meyakini bahwa kendaraan elektrifikasi akan terus bertransformasi menjadi opsi rasional guna menunjang kebutuhan mobilitas masyarakat di masa depan.

"Chery menghadirkan solusi mobilitas zero fuel melalui lini kendaraan listrik yang hemat, biaya operasionalnya terjangkau, serta nilai terbaik di kelasnya," ujar Budi dalam siaran persnya pada Jumat.

Efisiensi tingkat tinggi ini diklaim sangat relevan dan dibutuhkan oleh para pekerja komuter yang setiap harinya harus melakukan perjalanan lintas kota.

Kendaraan inovatif ini sangat ideal bagi warga di kota penyangga seperti Bekasi, Depok, Tangerang, atau Bogor yang bekerja di pusat kota Jakarta.

Estimasi pengeluaran irit tersebut dihitung berdasarkan jarak tempuh rata-rata para pekerja yang berkisar antara 40 hingga 60 kilometer pulang-pergi setiap harinya.

Rincian Biaya Pengisian Daya Harian

Berdasarkan simulasi penggunaan menggunakan tarif pengisian daya listrik rumah tangga, estimasi biaya pemakaian model Chery Q terbukti sangat murah.

Mobil ramah lingkungan ini diketahui hanya menelan biaya pengisian daya energi sebesar Rp181 per kilometer jarak tempuh.

Untuk perjalanan komuter rutin sejauh 40 kilometer per hari, pengguna Chery Q tercatat hanya membutuhkan alokasi dana sebesar Rp7.240.

Sedangkan untuk tingkat mobilitas harian yang sedikit lebih jauh yakni 60 kilometer, biaya operasionalnya hanya menyentuh angka Rp10.860 saja.

Sementara itu, pengeluaran biaya energi dalam operasional harian menggunakan model Chery E5 diestimasikan berada di angka Rp205 per kilometernya.

Pengguna model ini hanya memerlukan dana Rp8.200 hingga Rp12.300 untuk melibas jarak tempuh 40 sampai 60 kilometer dalam satu hari.

Model berbodi kekar lainnya, yakni Chery J6T, diketahui menelan biaya pengisian baterai yang berkisar antara Rp11.360 sampai Rp17.040 per hari.

Baca Juga: Igor Tolic Pastikan Persib Tampil Maksimal di ASEAN Club Championship, Optimis Bisa Berbicara Banyak

Simulasi Pengeluaran Bulanan

Selain menjabarkan rincian harian, Chery juga membuat simulasi penggunaan kendaraan dalam skala bulanan dengan total jarak tempuh mencapai 1.200 kilometer.

Dari hasil pengujian tersebut, Chery Q diestimasi hanya membutuhkan biaya energi sekitar Rp217.200 untuk pemakaian selama satu bulan penuh.

Pemilik Chery E5 tercatat membutuhkan anggaran listrik sebesar Rp246.000, sedangkan pengguna Chery J6T memerlukan alokasi dana sebesar Rp340.800 per bulannya.

Budi berharap efisiensi berbasis teknologi mutakhir ini dapat benar-benar diaplikasikan secara relevan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

"Bagi Chery, kendaraan listrik harus memberikan nilai yang nyata bagi konsumen. Efisiensi harus dapat dihitung dan kenyamanan harus dapat dirasakan," pungkas Budi. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#mobil listrik #biaya operasional #Chery #hemat #biaya