Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Uji Tabrak Global NCAP: Kia Sonet dan GWM Haval Jolion Dapat Rapor Merah, Fitur Keamanan Dinilai Minim

Dony Christiandi • Jumat, 19 Juni 2026 | 09:36 WIB
Hasil uji tabrak Kia Sonet buatan India versi Global NCAP sangat rendah.
Hasil uji tabrak Kia Sonet buatan India versi Global NCAP sangat rendah.

Jawa Pos Radar Madiun - Dua pabrikan otomotif ternama, Kia dan Great Wall Motor (GWM), baru saja mendapatkan rapor merah terkait standar keselamatan varian kendaraan andalan mereka.

Hasil pengujian yang cukup mengecewakan tersebut dirilis secara resmi oleh lembaga penguji independen Global NCAP melalui kampanye #SaferCarsForAfrica pada hari Jumat lalu.

Dua model kendaraan sport utilitas yang menjadi sorotan utama dalam pengujian ketat tersebut adalah Kia Sonet dan GWM Haval Jolion.

Raihan Bintang Terpuruk

Berdasarkan rilis resmi, Kia Sonet dilaporkan hanya sanggup meraih satu bintang untuk kategori perlindungan penumpang dewasa, sementara GWM Haval Jolion sedikit lebih baik dengan raihan dua bintang.

Meski demikian, kedua model kendaraan populer tersebut sama-sama hanya mampu mengumpulkan nilai mentok di tiga bintang untuk kategori perlindungan penumpang anak-anak.

Hasil jeblok yang diumumkan melalui laman resmi NCAP ini sontak memicu kekhawatiran publik mengenai buruknya standar keselamatan mobil yang dipasarkan di wilayah negara berkembang.

Pada proses inspeksi unit Kia Sonet, pihak penguji menemukan fakta krusial bahwa struktur bodi luar dan area pijakan kaki penumpang terbukti sangat tidak stabil.

Kelemahan struktural bawaan tersebut membuat mobil ini dinilai tidak akan mampu menahan beban benturan lebih lanjut jika terjadi rentetan kecelakaan parah.

Selain itu, dalam pengujian simulasi tabrakan dari arah samping, tingkat perlindungan yang diberikan terhadap area dada penumpang Sonet juga dinilai sangat buruk.

Baca Juga: Carlo Ancelotti Enggan Ambil Risiko, Neymar Dipastikan Absen di Laga Brasil vs Haiti

Absennya Airbag Samping

Sementara itu, hasil pengujian pada unit GWM Haval Jolion sebenarnya sempat menunjukkan tingkat perlindungan yang cukup baik pada area kepala, leher, dan dada saat benturan frontal.

Sayangnya, nilai keseluruhan mobil asal Tiongkok ini harus anjlok lantaran tingkat perlindungannya pada bagian lutut penumpang terbukti masih sangat kurang memadai.

Keadaan menjadi semakin memprihatinkan setelah diketahui bahwa kedua kendaraan di atas rupanya tidak dilengkapi dengan fitur airbag pelindung kepala samping sebagai perlengkapan standar.

Absennya peranti keselamatan yang sangat vital tersebut membuat pihak NCAP bahkan tidak dapat melakukan sesi pengujian benturan samping terhadap tiang penyangga secara maksimal.

Kecaman Standar Ganda

Menyikapi hasil uji tabrak yang memprihatinkan ini, Chief Executive Officer (CEO) Global NCAP, Richard Woods, tidak segan untuk melontarkan kecaman keras.

Ia menilai bahwa produsen otomotif global masih gemar menerapkan standar ganda dengan menjual kendaraan berkualitas rendah di Afrika dibandingkan standar ketat di pasar Eropa.

"Tidak dapat diterima bahwa produsen global terus menjual mobil di Afrika dengan standar keselamatan yang tidak akan pernah mereka tawarkan di pasar seperti Eropa," tegas Woods.

Ia menambahkan bahwa raihan satu bintang untuk Kia Sonet dan dua bintang untuk GWM Haval Jolion menjadi bukti mutlak bahwa industri ini masih memiliki jalan panjang untuk berbenah.

Peringatan Keras bagi Konsumen

Senada dengan kekecewaan Woods, Kepala Eksekutif Asosiasi Otomotif Afrika Selatan, Bobby Ramagwede, turut mengeluarkan peringatan keras bagi para calon konsumen.

Ia mengimbau masyarakat luas untuk ekstra hati-hati saat hendak membeli kendaraan baru maupun bekas yang berada di segmen kelas bawah dan menengah.

Menurut Ramagwede, tren peredaran mobil saat ini menunjukkan bahwa masih banyak model yang dipasarkan belum dibekali dengan fitur keselamatan dasar yang mumpuni.

Padahal, fitur krusial seperti airbag samping dan peranti Electronic Stability Control (ESC) telah terbukti secara klinis mampu meminimalisasi risiko cedera fatal di jalan raya.

Kondisi miris ini semakin mempertegas ketimpangan standar keselamatan kendaraan, padahal hak atas keamanan berlalu lintas sejatinya adalah milik seluruh warga dunia tanpa diskriminasi. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#global ncap #gwm #uji tabrak #fitur keamanan #Kia Sonet