Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Terinspirasi Abad ke-18, Koleksi Ini Membawa Breguet ke Era Modern

Tim Magang Radar Madiun • Kamis, 25 Juni 2026 | 09:21 WIB
Breguet
Breguet's Tradition (Montres Breguet)

Jawa Pos Radar Madiun - Di dunia jam tangan mewah, hanya sedikit nama yang mampu bertahan lintas generasi tanpa kehilangan pamornya.

Salah satunya adalah Breguet. Berdiri sejak abad ke-18, rumah horologi asal Swiss ini tidak hanya dikenal karena kemewahannya,

tetapi juga karena sederet inovasi yang mengubah sejarah industri jam tangan dunia.

Memasuki tahun 2026, Breguet kembali menegaskan identitasnya melalui koleksi Tradition, sebuah lini arloji yang menghubungkan warisan masa lalu dengan teknologi serta desain modern.

Koleksi Tradition, Interpretasi Modern dari Warisan Bersejarah

Breguet menghadirkan koleksi Tradition sebagai penghormatan terhadap karya-karya Abraham-Louis Breguet pada akhir abad ke-18.

Inspirasi utamanya berasal dari jam souscription dan tact yang pernah dirancang sang pendiri.

Baca Juga: The Economist Nilai Indonesia Hadapi Risiko Fiskal dan Demokrasi di Era Prabowo

Alih-alih sekadar mereproduksi desain klasik, Breguet memilih pendekatan yang lebih segar.

Elemen-elemen bersejarah diterjemahkan ulang ke dalam tampilan kontemporer yang tetap mempertahankan karakter khas merek tersebut.

Hasilnya adalah koleksi yang mampu menghadirkan nuansa tradisional tanpa meninggalkan tuntutan estetika dan teknologi masa kini.

Warisan Abraham-Louis Breguet yang Mengubah Dunia Horologi

Nama Abraham-Louis Breguet memiliki posisi penting dalam sejarah pembuatan jam tangan.

Sejak mendirikan Maison Breguet pada 1775, ia dikenal sebagai inovator yang menghadirkan berbagai terobosan teknis dalam dunia horologi.

Berbagai penemuannya menjadi fondasi perkembangan jam mekanis modern dan masih digunakan hingga sekarang.

Salah satu kontribusi paling berpengaruh dari Breguet adalah penemuan tourbillon.

Mekanisme ini dirancang untuk meningkatkan akurasi jam dengan mengurangi pengaruh gravitasi terhadap pergerakan mesin.

Inovasi tersebut kemudian menjadi simbol prestise dalam dunia haute horlogerie atau pembuatan jam kelas atas.

Baca Juga: Bingung Mau Minum Apa untuk Bisa Kembalikan Mood Ceriamu? Solusinya Minum Matcha

Selain tourbillon, Breguet juga tercatat sebagai pencipta salah satu jam tangan pertama dalam sejarah.

Pencapaian ini menegaskan posisinya sebagai pelopor yang mampu melihat kebutuhan masa depan jauh sebelum zamannya.

Dikenakan Tokoh-Tokoh Berpengaruh Dunia

Sepanjang sejarahnya, arloji Breguet telah menjadi pilihan berbagai figur penting dari beragam latar belakang.

Mulai dari kalangan bangsawan, pemimpin negara, hingga tokoh budaya dunia pernah tercatat sebagai pemilik jam tangan Breguet.

Kepercayaan para tokoh tersebut turut memperkuat reputasi merek ini sebagai simbol kemewahan, presisi, dan prestise.

Untuk mendokumentasikan warisan tersebut, Breguet bahkan memiliki registri khusus yang mencatat sejumlah pemilik bersejarah dari berbagai era.

Menjaga Tradisi Sambil Terus Berinovasi

Di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat, Breguet tetap mempertahankan keseimbangan antara tradisi dan inovasi.

Perusahaan ini terus mengembangkan berbagai komplikasi mekanis sekaligus mempertahankan teknik pengerjaan seni yang menjadi ciri khasnya.

Keahlian dalam bidang métiers d'art atau seni dekoratif juga menjadi salah satu identitas penting yang membedakan Breguet dari banyak produsen jam tangan mewah lainnya.

Baca Juga: Indonesia Siapkan Spaceport Biak Mulai 2026, Langkah Besar Menuju Kemandirian Antariksa

Lebih dari Sekadar Penunjuk Waktu

Bagi para kolektor dan pencinta horologi, Breguet bukan hanya alat untuk melihat waktu.

Setiap arloji merepresentasikan perjalanan panjang sejarah, inovasi, serta keterampilan tingkat tinggi yang diwariskan selama lebih dari dua abad.

Melalui koleksi Tradition dan berbagai inovasi terbaru, Breguet menunjukkan bahwa warisan sejarah tidak harus terjebak di masa lalu.

Sebaliknya, sejarah dapat menjadi fondasi untuk terus melangkah maju dan relevan di era modern. (*)

*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Magang Radar Madiun
#Breguet #Swiss Luxury #jam tangan