Jawa Pos Radar Madiun - Dinamika perkembangan pasar kendaraan elektrifikasi di tanah air kini tidak lagi hanya terpaku pada satu jenis teknologi baterai murni saja.
Jika sebelumnya pasar kendaraan hijau didominasi oleh BEV (battery electric vehicle), kini mulai lahir opsi alternatif yang sangat relevan dengan kebutuhan siber geografis Indonesia lewat teknologi REEV (range extended electric vehicle).
Secara prinsip, REEV merupakan kendaraan listrik yang membawa cadangan energinya sendiri di mana motor listrik tetap bertindak sebagai satu-satunya penggerak roda di bagian sasis.
Sementara itu, mesin berbahan bakar bensin berkapasitas kecil di dalamnya hanya bertugas menyalakan generator untuk mengisi ulang daya baterai ketika indikator mulai menipis di perjalanan jauh.
Teknologi ini hadir menjadi jawaban konkret atas kecemasan para calon pengguna mobil listrik terkait keterbatasan sebaran infrastruktur stasiun pengisian daya (SPKLU) saat bepergian ke luar kota.
Tawarkan Dua Opsi Elektrifikasi dalam Satu Model SUV
Changan, merek otomotif global yang dipasarkan di Indonesia oleh Indomobil Group, menjadi produsen pionir yang membawa pilihan teknologi ganda tersebut lewat pengenalan Deepal S05.
Model ini menjadi SUV pertama di Indonesia yang menawarkan dua pilihan sistem penggerak sekaligus dalam satu tipe, sebelum akhirnya keran pemesanan awal resmi dibuka per Selasa (30/6).
"Kehadiran dua varian dari Deepal S05 yang memiliki teknologi berbeda, mencerminkan komitmen Changan dalam menghadirkan solusi elektrifikasi yang lebih beragam dan relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia," kata CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya.
Secara teknis, varian Deepal S05 BEV mengandalkan baterai jenis lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 56,12 kWh dengan jangkauan jarak tempuh hingga 470 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Sementara untuk varian REEV mengombinasikan baterai berkapasitas 27,28 kWh dengan mesin bensin 1.500 cc yang berfungsi sebagai generator penghasil listrik cadangan.
Kombinasi mekanis pada varian REEV ini diklaim mampu menghasilkan total jangkauan gabungan yang sangat fantastis, yakni menembus jarak lebih dari 1.100 kilometer.
Desain Futuristik Peraih Penghargaan Internasional
Bicara performa, motor listrik bagian belakang Deepal S05 REEV menghasilkan tenaga maksimum 160 kW dan torsi 320 Nm, sedangkan untuk tipe BEV menyemburkan tenaga lebih besar mencapai 200 kW dengan torsi 290 Nm.
Kedua varian tangguh ini dibangun di atas platform digital Changan EPA1 dengan konfigurasi penggerak roda belakang (RWD) serta aplikasi suspensi independen di seluruh roda.
Dari sisi visual, mobil yang sukses meraih penghargaan iF Design Award 2025 di Jerman ini memiliki dimensi panjang 4.620 mm, lebar 1.900 mm, serta didukung oleh penggunaan pelek berukuran 18 inci.
Masuk ke area kabin interior, dasbor mobil mewah ini telah dilengkapi dengan layar sentuh utama berukuran 15,4 inci beresolusi 2,5K yang mengadopsi sistem interaktif Sunflower Screen.
Menjelang momen peluncuran resmi, Changan turut menggelar pameran singkat (pop-up exhibition) di sejumlah mall papan atas Jakarta seperti One Satrio Kuningan, Gafoy Kelapa Gading, hingga Grand Indonesia.
Menariknya, unit pameran sengaja dibalut dengan desain bodi khusus (livery) bertema Tim Nasional Sepak Bola Portugal mengingat status Changan Automobile yang bertindak sebagai mitra global resmi tim tersebut.
Selama masa promo pemesanan awal ini, konsumen berkesempatan mendapatkan keuntungan eksklusif senilai Rp20 juta, gratis asuransi all risk satu tahun, hingga garansi baterai seumur hidup dengan taksiran harga jual mulai Rp500 jutaan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani