Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rolex Naik Harga Lagi di 2026: Submariner Gold Kini Tembus EUR 47.600

Tim Content Writer Radar Madiun • Jumat, 10 Juli 2026 | 10:59 WIB
Rolex Oyster Perpetual Date
Rolex Oyster Perpetual Date

Jawa Pos Radar Madiun -  Seperti tradisi yang hampir selalu berulang di awal tahun, industri jam tangan mewah dunia kembali diramaikan satu pengumuman yang membuat para kolektor dan calon pembeli berdecak: Rolex menaikkan harga.

Awal 2026 tidak berbeda.

Merek paling ikonik dalam sejarah horologi dunia itu secara resmi mengumumkan penyesuaian harga ritel di berbagai pasar utama dan angkanya cukup signifikan untuk membuat banyak orang segera meninjau ulang anggaran koleksi mereka.

Submariner Gold: Kenaikan Paling Mencolok

Rolex Submariner 126618LB versi yellow gold dari diver watch paling ikonik di dunia mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Harganya bergerak dari EUR 45.000 menjadi EUR 47.600, sebuah kenaikan yang langsung dikaitkan dengan lonjakan harga emas global yang berlangsung sepanjang 2025 hingga awal 2026.

Case berdiameter 41 mm dari yellow gold 18k dengan bezel Cerachrom biru dan bracelet Oyster gold menjadikan jam ini salah satu Submariner paling mewah di lineup Rolex dan kenaikan harganya mencerminkan betapa materialnya ikut terdampak gejolak komoditas.

Baca Juga: Teknologi yang Dulu Hanya Ada di F1 Ini Kini Sudah Ada di Mobil yang Kamu Kendarai Setiap Hari

Daytona 126518LN: Kenaikan 5,7 Persen

Di kategori chronograph, Rolex Daytona 126518LN juga tidak luput dari penyesuaian.

Harga model sport watch bergengsi dari yellow gold 18k ini naik sekitar 5,7 persen menjadi EUR 39.800 dari sebelumnya.

Daytona dengan dial emas, subdial hitam yang kontras, dan bezel Cerachrom hitam tetap menjadi salah satu Daytona modern yang paling diburu kolektor secara global.

Mengapa Rolex Selalu Naik Harga Setiap Tahun?

Kenaikan harga tahunan Rolex bukan semata-mata keputusan bisnis biasa ini adalah bagian dari strategi yang sudah berjalan selama puluhan tahun untuk menjaga persepsi nilai dan eksklusivitas merek.

Dengan pasokan yang sengaja dibatasi dan permintaan yang terus jauh melampaui stok di dealer resmi, harga Rolex di pasar sekunder (pre-owned) bahkan sering lebih tinggi dari harga ritel kondisi yang jarang terjadi pada produk konsumen manapun.

Bagi kolektor yang memandang jam tangan sebagai aset, tren kenaikan harga ini justru menjadi salah satu argumen terkuat untuk membelinya lebih awal.

Baca Juga: Jarak Tempuh 130 Km dan Harga Mulai Rp15 Juta: Motor Listrik 2026 Ini Tidak Ada Alasan untuk Ditolak

Apa Dampaknya bagi Pasar Indonesia?

Kenaikan harga ritel EUR akan langsung berimplikasi pada harga jual resmi Rolex di Indonesia mengikuti fluktuasi kurs.

Bagi konsumen lokal, ini menjadi pengingat bahwa "menunggu harga turun" hampir tidak pernah menjadi strategi yang berhasil ketika berbicara tentang Rolex. (*)

*Aulya Ruliani Putri Pambareb, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
#harga Rolex 2026 #Rolex Submariner #Rolex Daytona #kenaikan harga jam tangan mewah