Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Casio Kini Punya Mesin Mechanical Sendiri dan Generasi Ketiga Edifice Ini Adalah Buktinya

Tim Content Writer Radar Madiun • Jumat, 10 Juli 2026 | 11:03 WIB
Casio G-SHOCK GST-B1000BD-2A. (Casio)
Casio G-SHOCK GST-B1000BD-2A. (Casio)

Jawa Pos Radar Madiun - Ketika Casio pertama kali mengumumkan bahwa mereka akan masuk ke segmen jam tangan mechanical, banyak yang skeptis.

Merek yang selama ini identik dengan jam digital, kalkulator, dan resin hitam G-Shock apakah bisa serius bersaing di dunia automatic movement?

EFK-200, generasi ketiga dari Edifice Automatic, menjawab pertanyaan itu dengan sangat meyakinkan.

Perjalanan Casio ke Dunia Mechanical

Seri Edifice Automatic memulai debutnya pada 2025 melalui EFK-100 sebagai jam tangan mechanical pertama Casio yang sesungguhnya.

Penyempurnaan hadir lewat EFK-110 di awal 2026 dengan dimensi yang lebih ramping dan penggunaan movement Miyota.

Kini EFK-200 hadir sebagai generasi ketiga dengan penyegaran desain menyeluruh, dimensi lebih kecil yang ramah pergelangan tangan Asia, dan pilihan warna dial baru yang jauh lebih segar.

Baca Juga: Kalahkan Persaingan Napoli, Inter Sikat Bek Sayap Muda Israel Ini

Spesifikasi EFK-200 yang Perlu Diketahui

Case stainless steel berdiameter 38 mm dengan ketebalan 11,9 mm proporsi yang sangat nyaman bahkan untuk pergelangan tangan berukuran sedang.

Permukaan case dipoles menggunakan kombinasi finishing hairline dan mirror polish yang menghasilkan kilau elegan tanpa kesan berlebihan.

Movement ditenagai Japan automatic Miyota Caliber 8215 yang berdetak 21.600 vph dengan cadangan daya 42 jam mesin yang dipercaya banyak merek jam tangan di kisaran harga menengah.

Kolaborasi Toyota Racing yang Paling Menarik Perhatian

Di antara lima model EFK-200 yang diluncurkan, satu model langsung mencuri perhatian: EFK-200XPB kolaborasi dengan Toyota Racing.

Model ini menggunakan forged carbon case dengan bezel stainless steel berlapis black ion kombinasi material yang langsung memberi kesan motorsport yang sangat kuat.

Inspirasi desainnya pun datang dari dunia otomotif: finishing gradasi mengkilap pada dial terinspirasi dari pantulan cahaya pada bodi mobil yang melaju di kecepatan tinggi sebuah detail visual yang terasa sangat kohesif dengan latar belakang kolaborasinya.

Baca Juga: Rolex Naik Harga Lagi di 2026: Submariner Gold Kini Tembus EUR 47.600

Harga yang Memposisikannya dengan Tepat

Dengan sapphire crystal berlapis anti-reflektif, ketahanan air 100 meter, caseback transparan untuk melihat movement, dan bracelet H-link stainless steel EFK-200 memposisikan dirinya sebagai jam mechanical serius yang masih dalam jangkauan kolektor pemula.

Bagi penggemar Casio yang selama ini hanya mengenal G-Shock dan Edifice quartz, ini adalah pintu masuk terbaik ke dunia automatic movement tanpa harus langsung melompat ke harga yang jauh lebih tinggi. (*)

*Auliya Ruliani Putri Pambareb, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
#Casio Edifice EFK-200 #jam tangan automatic Casio #Casio Edifice Automatic #kolaborasi Toyota Racing #jam mechanical pria