Jawa Pos Radar Madiun - Kabar kurang menyenangkan datang bagi para penggemar ponsel lipat berdesain ringkas.
Raksasa teknologi Samsung dilaporkan akan menyerah pada produksi ponsel lipat berlayar kecil.
Artinya, kehadiran Galaxy Z Flip 8 di masa mendatang bisa jadi akan menjadi seri penutup dari lini clamshell (cangkang kerang) tersebut.
Meskipun pendahulunya, Galaxy Z Flip 7, diakui sebagai ponsel yang luar biasa dan mendapatkan banyak ulasan positif, Samsung tampaknya mulai mempertimbangkan perubahan strategi.
Klaim ini pertama kali dilemparkan oleh pembocor informasi (leaker) terkemuka di industri gawai, @UniverseIce.
Melalui cuitannya di platform X (sebelumnya Twitter), ia menyatakan, "Samsung Galaxy Z Flip 8 kemungkinan besar akan menjadi produk lipat kecil terakhir dari Samsung."
Baca Juga: Efek Kenaikan Harga Oli, Simak 5 Cara Bedakan Pelumas Asli dan Palsu
Mengapa Samsung Menyerah pada Seri Flip?
Meskipun @UniverseIce tidak menjabarkan alasan spesifik di balik rumor tersebut, ada beberapa faktor logis yang bisa menjadi pemicunya.
Pertama, tren popularitas ponsel lipat mulai bergeser. Seri Flip yang dulunya menjadi ponsel lipat terlaris Samsung tampaknya mulai kehilangan dominasinya.
Laporan dari FN News menyebutkan bahwa di Korea Selatan, angka pemesanan awal (pre-order) Galaxy Z Fold 7 justru lebih tinggi dibandingkan Z Flip 7.
Hal ini mengindikasikan adanya lonjakan selera pasar terhadap ponsel lipat bergaya buku (book-style) berlayar lebar.
Terlebih, beredar kabar bahwa pesaing utamanya akan merilis ponsel lipat bergaya serupa tahun ini. Jika benar terjadi, minat konsumen terhadap ponsel lipat berlayar besar diprediksi akan semakin meroket.
Selain itu, faktor nilai ekonomis juga menjadi pertimbangan. Salah satu nilai jual utama seri Z Flip adalah menjadi alternatif termurah untuk memiliki sebuah ponsel lipat.
Namun, dengan tren kenaikan harga memori dan komponen produksi, daya tarik harga terjangkau tersebut lambat laun mungkin tidak lagi relevan.
Faktor terakhir adalah adanya rencana peluncuran model baru. Samsung dikabarkan tengah menyiapkan varian ponsel lipat bergaya buku yang lebih pendek dan lebar untuk menemani penerus Galaxy Z Fold 7.
Dimensi gawai baru ini akan berada di tengah-tengah. Yakni lebih besar dari seri Flip, namun lebih ringkas dari Fold berukuran penuh.
Varian baru inilah yang mungkin diproyeksikan Samsung sebagai pengganti bagi konsumen penyuka ponsel berukuran kecil.
Baca Juga: Liburan usai Piala Dunia 2026, Erling Haaland Pamer Jam Tangan Richard Mille Langka Seharga Rp 17 M
Harapan untuk Masa Depan Seri Flip
Meski rumor dari @UniverseIce terdengar cukup meyakinkan, hilangnya seri Z Flip tentu akan sangat disayangkan oleh industri gawai global.
Seri ini memiliki daya pikat tersendiri berkat desainnya yang sangat compact saat dilipat dan harganya yang kemungkinan akan tetap lebih terjangkau dibandingkan seri Fold.
Kehilangan lini Flip berarti konsumen akan kehilangan salah satu variasi form factor paling unik di pasaran.
Kendati demikian, Samsung kemungkinan besar belum mengambil keputusan final.
Raksasa teknologi tersebut dipastikan akan lebih dulu memantau performa penjualan Galaxy Z Flip 8 serta respons pasar terhadap varian baru seri Fold yang dirilis.
Jika angka penjualan Z Flip 8 ternyata sangat memuaskan, bukan tidak mungkin kita masih akan melihat kehadiran Galaxy Z Flip 9 di masa mendatang. (naz)
Editor : Mizan Ahsani