Jangan Sampai Salah! Begini Cara Cek Tekanan Ban Mobil yang Benar agar Tetap Aman

Tim Content Writer Radar Madiun • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 15:39 WIB
Cara Cek Tekanan Ban (blackxperience.com)
Cara Cek Tekanan Ban (blackxperience.com)

Jawa Pos Radar Madiun - Tekanan ban sering kali luput dari perhatian pemilik kendaraan. Banyak orang baru memeriksa ban ketika terlihat kempis atau saat kendaraan mulai terasa tidak nyaman dikendarai.

Padahal, tekanan ban yang tidak sesuai dapat memengaruhi kenyamanan, efisiensi bahan bakar, hingga keselamatan saat berkendara.

Memastikan tekanan ban tetap berada pada angka yang direkomendasikan merupakan salah satu perawatan kendaraan yang paling sederhana, tetapi memiliki dampak besar.

Kabar baiknya, cara mengecek tekanan ban tidak sulit dan bisa dilakukan sendiri menggunakan alat pengukur tekanan ban atau saat mengunujungi SPBU yang menyediakan fasilitas pengisian angin.

Baca Juga: Bukan Cuma di Buenos Aires, Kericuhan Suporter Argentina Juga Pecah di Rio de Janeiro

Mengapa Tekanan Ban Harus Selalu Dicek?

Tekanan ban berpengaruh langsung terhadap performa kendaraan. Ban dengan tekanan terlalu rendah maupun terlalu tinggi sama-sama memiliki risiko.

Jika tekanan ban terlalu rendah:

Sebaliknya, jika tekanan ban terlalu tinggi:

Karena itu, pemeriksaan tekanan ban sebaiknya menjai rutinitas sebelum melakukan perjalanan jauh maupun penggunaan sehari-hari.

Baca Juga: Kemarau Mulai Berdampak, 18 Kebakaran Terjadi di Ponorogo dalam Setengah Bulan

Cara Cek Tekanan Ban Mobil

Mengecek tekanan ban dapat dilakukan hanya dalam beberapa langkah sederhana.

1. Pastikan Ban dalam Kondisi Dingin

Waktu terbaik mengecek tekanan ban adalah saat ban masih dingin atau kendaraan belum digunakan dalam waktu lama.

Ketika mobil baru saja digunakan, suhu ban meningkat sehingga tekanan udara di dalamnya ikut naik. Jika langsung diperiksa, hasil pengukuran bisa lebih tinggi dari kondisi sebenarnya.

Idealnya, lakukan pengecekan sebelum berkendara atau minimal setelah kendaraan berhenti selama beberapa jam.

2. Gunakan Tire Pressure Gauge

Gunakan alat pengukur tekanan ban (tire pressure gauge) untuk memperoleh hasil yang akurat.

Caranya:

Saat ini tersedia berbagai jenis tire pressure gauge, mulai dari model analog hingga digital yang lebih mudah dibaca.

3. Bandingkan dengan Tekanan yang Direkomendasikan

Setelah mengetahui hasil pengukuran, bandingkan dengan tekanan ban yang direkomendasikan oleh pabrikan kendaraan.

Informasi tersebut biasanya terdapat pada:

Perlu diingat, tekanan ban yang dianjurkan dapat berbeda antara ban depan dan belakang, tergantung jenis kendaraan serta kapasitas muatan.

4. Tambahkan atau Kurangi Tekanan Udara Jika Diperlukan

Jika tekanan ban lebih rendah dari rekomendasi, tambahkan udara menggunakan pompa angin.

Sebaliknya, bila tekanan terlalu tinggi, keluarkan sebagian udara hingga mencapai angka yang sesuai.

Setelah selesai, pasang kembali tutup pentil agar tidak kemasukan debu maupun kotoran.

Seberapa Sering Tekanan Ban Harus Dicek?

Pemeriksaan tekanan ban sebaiknya dilakukan secara rutin.

Rekomendasinya antara lain:

Perubahan suhu lingkungan juga dapat memengaruhi tekanan udara di dalam ban. Ketika suhu turun, tekanan ban biasanya ikut menurun.

Tanda Tekanan Ban Tidak Normal

Selain menggunakan alat ukur, pengemudi juga bisa mengenali beberapa gejala yang menunjukkan tekanan ban tidak sesuai.

Beberapa tandanya meliputi:

Jika mengalami salah satu kondisi tersebut, segera periksa tekanan ban sebelum melanjutkan perjalanan.

Tips Menjaga Tekanan Ban Tetap Ideal

Agar tekanan ban tetap stabil, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan.

Periksa Ban Secara Berkala

Jangan menunggu indikator tekanan ban menyala atau ban terlihat kempis. Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi perubahan tekanan lebih awal.

Gunakan Tekanan Sesuai Rekomendasi Pabrikan

Hindari mengisi angin berdasarkan perkiraan. Selalu ikuti angka tekanan yang dianjurkan oleh produsen kendaraan.

Periksa Kondisi Ban

Selain tekanan udara, pastikan ban tidak mengalami kebocoran, retakan, atau kerusakan yang dapat menyebabkan tekanan cepat berkurang.

Jangan Lupa Memeriksa Ban Cadangan

Ban serep juga perlu dicek secara berkala. Ban cadangan yang kehilangan tekanan udara bisa menyulitkan ketika dibutuhkan dalam keadaan darurat.

Sabrina Ika Ayu Wardhani - Universitas Brawijaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
Sumber : https://www.bridgestone.co.id/in/tyre-clinic/drivers-essential/how-to-check-tyre-pressure
cara cek tekanan ban tekanan ban mobil keselamatan berkendara