Jawa Pos Radar Madiun - Menikmati secangkir teh hangat mungkin terasa seperti rutinitas sederhana yang bisa dilakukan oleh siapa saja.
Namun, proses penyeduhan yang keliru ternyata dapat merusak cita rasa dan aroma asli dari daun teh itu sendiri.
Indonesian Tea Specialist sekaligus Master Blender OZA Tea, Oza Sudewo, membagikan sejumlah cara menyeduh teh yang benar.
Tips berharga ini ia sampaikan di sela-sela ajang Tea Master Cup Indonesia 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Jumat (24/7).
Langkah pertama yang paling krusial adalah memilih teh berkualitas specialty grade dan menggunakan air mineral sebagai media seduh.
Oza sangat tidak menyarankan penggunaan air PAM atau air keran untuk menyeduh teh.
Kandungan kaporit atau klorin di dalam air keran terbukti dapat merusak dan menghilangkan rasa asli teh secara signifikan.
Baca Juga: Mulai 2029, Australia Wajibkan Fitur Lane Keep Assist dan Sensor Pesepeda untuk Seluruh Mobil Baru
Perhatikan Suhu dan Larangan Mengaduk
Setiap jenis teh pada dasarnya memiliki suhu dan batas waktu penyeduhan yang berbeda-beda.
Masyarakat sangat disarankan untuk selalu menaati petunjuk penyeduhan yang umumnya sudah tertera pada kemasan.
Sebagai panduan dasar, berikut adalah standar suhu dan waktu penyeduhan untuk dua jenis teh terpopuler:
| Jenis Teh | Suhu Air | Waktu Penyeduhan |
| Teh Hitam | 100 derajat Celsius | 3 hingga 5 menit |
| Teh Hijau | 90 derajat Celsius | 2 hingga 3 menit |
Selain patuh pada suhu, Oza juga mewanti-wanti masyarakat agar segera meninggalkan kebiasaan buruk mengaduk atau menggoyang teh celup.
Tindakan tersebut rupanya dapat memicu over-extraction yang membuat rasa teh berubah menjadi terlampau pahit.
Rasa sepet yang seharusnya terasa nikmat di lidah akan berubah menjadi getir karena zat tanin keluar secara berlebihan dari dalam daun teh.
Segera Pisahkan Ampas Teh
Kesalahan lain yang juga masih sering dilakukan masyarakat luas adalah membiarkan ampas atau kantong teh terus terendam di dalam gelas.
Oza menyarankan agar ampas teh lekas diangkat sesaat setelah waktu ideal penyeduhan selesai.
Jangan biarkan kantong teh tersebut terendam seharian penuh jika Anda tidak ingin rasa seduhannya menjadi rusak.
Bagi masyarakat pemula yang baru mulai mengeksplorasi specialty tea, Oza memberikan satu tips tambahan.
Ia menyarankan untuk selalu memilih produk teh dengan bentuk daun yang masih utuh (whole leaf) dibandingkan yang telah hancur menjadi bubuk.
Semakin utuh bentuk daunnya, maka akan semakin tinggi pula kualitas rasa dan aroma teh yang dihasilkan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani