BYD Salip Honda di Daftar Mobil Terlaris Juli 2026, Toyota dan Daihatsu Nomor Berapa?

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 09:53 WIB
BYD M6 DM-i dengan teknologi PHEV dinilai paling cocok untuk jalanan dan kebiasaan orang indonesia.
BYD M6 DM-i dengan teknologi PHEV dinilai paling cocok untuk jalanan dan kebiasaan orang indonesia.

Jawa Pos Radar Madiun - Dominasi merek Jepang di pasar otomotif Indonesia mulai mendapat tekanan serius.

Meski Toyota dan Daihatsu masih kokoh di dua posisi teratas, BYD berhasil membuat kejutan dengan menembus lima besar penjualan mobil pada Juli 2026.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Toyota masih menjadi penguasa penjualan ritel sepanjang Juli dengan torehan 21.008 unit.

Daihatsu membuntuti di posisi kedua dengan 12.750 unit. Mitsubishi Motors berada di peringkat ketiga setelah membukukan 6.041 unit, sedangkan Suzuki mengamankan posisi keempat dengan 5.844 unit.

Perubahan menarik terjadi tepat di bawah empat merek Jepang tersebut. BYD melesat ke posisi kelima dengan penjualan ritel mencapai 5.240 unit.

Capaian itu membuat pabrikan asal China tersebut mengungguli Honda. Merek Jepang itu harus berada di urutan keenam dengan penjualan 3.707 unit.

Selisih penjualan keduanya bahkan mencapai 1.533 unit. Posisi tersebut sekaligus memperlihatkan semakin kuatnya penetrasi BYD di pasar otomotif Indonesia.

Baca Juga: Pemkot Madiun Gandeng Perhutani, Siapkan Arboretum Jadi Wisata Edukasi

Tiga Merek China Tembus 10 Besar

BYD bukan satu-satunya pabrikan China yang mampu mencuri perhatian sepanjang Juli 2026. Jaecoo dan Geely juga berhasil masuk dalam jajaran 10 merek dengan penjualan ritel terbesar.

Jaecoo berada tepat di bawah Honda dengan torehan 3.200 unit. Sementara Geely menduduki posisi kedelapan setelah membukukan 1.939 unit.

Hyundai mencatatkan penjualan sebanyak 1.451 unit. Sedangkan Wuling membukukan 1.407 unit sepanjang periode yang sama.

Jika diurutkan berdasarkan penjualan ritel Juli 2026, Toyota masih memimpin dengan 21.008 unit, diikuti Daihatsu 12.750 unit, Mitsubishi Motors 6.041 unit, Suzuki 5.844 unit, dan BYD 5.240 unit.

Berikutnya terdapat Honda dengan 3.707 unit, Jaecoo 3.200 unit, Geely 1.939 unit, Hyundai 1.451 unit, serta Wuling 1.407 unit.

Secara keseluruhan, sepuluh merek tersebut membukukan penjualan ritel 62.587 unit selama Juli 2026. Toyota dan Daihatsu masih memberikan kontribusi terbesar dari daftar tersebut.

Baca Juga: Spesifikasi dan Fitur Unggulan Cakra NX1, Motor Listrik Nasional dengan Jarak Tempuh 140 Km

BYD Salip Honda, Persaingan Makin Panas

Dominasi Toyota sejatinya bukan fenomena baru. Pabrikan Jepang tersebut konsisten berada di papan atas pasar otomotif nasional sejak awal 2026.

Hingga Mei 2026, Toyota juga tercatat sebagai merek dengan penjualan ritel tertinggi.

Sementara total pasar ritel kendaraan nasional sepanjang Januari-Mei mencapai 359.490 unit atau tumbuh 8,8 persen secara tahunan.

Namun, komposisi 10 besar pada Juli memperlihatkan peta persaingan yang semakin beragam. Terutama setelah BYD mampu menembus lima besar dan menggeser Honda.

Kehadiran Jaecoo dan Geely semakin mempertegas tren tersebut. Bersama BYD, ketiganya membuat merek asal China memiliki representasi yang semakin kuat di jajaran atas penjualan kendaraan nasional.

Meski demikian, pabrikan Jepang masih mendominasi empat posisi teratas melalui Toyota, Daihatsu, Mitsubishi Motors, dan Suzuki.

Memasuki paruh kedua 2026, persaingan diperkirakan semakin ketat.

Merek Jepang berupaya mempertahankan pasar yang telah lama dikuasai, sementara sejumlah pabrikan China terus memperbesar penetrasinya di Indonesia. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
jaecoo honda Geely penjualan mobil byd