Jawa Pos Radar Madiun – Ukuran mungil rupanya tidak menghalangi Toyota untuk memasukkan resep sebuah minivan ke dalam satu mobil. Panjang bodinya bahkan hanya sekitar 3,7 meter, tetapi tersedia lima tempat duduk, pintu belakang model sliding, hingga pilihan mesin turbo.
Paket unik tersebut bisa ditemukan pada Toyota Roomy, compact minivan yang dipasarkan di Jepang.
Bentuknya yang tinggi dan mengotak membuat ruang kabin dapat dimaksimalkan meski dimensi luarnya relatif ringkas.
Kalau Alphard identik dengan minivan besar dan mewah, Roomy mengambil jalan yang sama sekali berbeda.
Mobil ini lebih pantas disebut Alphard Saset karena sama-sama membawa kepraktisan sebuah minivan Toyota, tetapi dikemas dalam ukuran jauh lebih kecil.
Tentu julukan tersebut bukan sebutan resmi dari Toyota. Roomy juga bukan Alphard yang dimensinya dipangkas ataupun Voxy versi mungil.
Mobil ini memang dikembangkan sejak awal sebagai compact minivan yang mengutamakan kepraktisan. Sasaran utamanya adalah pengguna yang membutuhkan kendaraan mudah bermanuver di perkotaan tanpa harus kehilangan banyak ruang di dalam kabin.
Ada satu hal lagi yang membuatnya menarik. Banderol Toyota Roomy di Jepang dimulai sekitar 1,83 juta yen atau berada di kisaran Rp200 jutaan jika nilainya sekadar dikonversikan ke rupiah.
Baca Juga: Harga BBM Nonsubsidi Naik, FKBI Ingatkan Efek Domino ke Kelas Menengah
Ukurannya Lebih Pendek dari Kebanyakan Mobil Keluarga
Roomy menggunakan pendekatan yang cukup sederhana untuk mendapatkan ruang kabin maksimal: panjang bodi ditekan, sementara dimensinya dibuat menjulang ke atas.
Mobil ini memiliki panjang sekitar 3.700 mm dan lebar 1.670 mm. Tingginya sekitar 1.735 mm.
Proporsi tersebut membuat Roomy terlihat pendek sekaligus jangkung.
Dimensinya menempatkan mobil ini dalam kategori compact atau subcompact minivan. Ukurannya berada jauh di bawah Toyota Alphard maupun Vellfire dan bahkan diposisikan di bawah Sienta.
Toyota tidak mengejar kemewahan melalui Roomy. Mobil tersebut lebih berorientasi pada fungsi, efisiensi ruang, dan kemudahan ketika digunakan sehari-hari.
Ukuran sepanjang 3,7 meter tentu menawarkan keuntungan ketika berhadapan dengan jalan perkotaan yang sempit atau tempat parkir terbatas.
Namun, Toyota tidak sekadar mengecilkan bodi. Tinggi kendaraan dimanfaatkan untuk memberikan ruang lebih banyak kepada penumpang.
Baca Juga: Bencana Datang tanpa Mengenal Waktu, Ini Daftar Isi Tas Siaga untuk Kondisi Darurat
Lima Orang Masih Bisa Masuk
Dari luar, dimensi Roomy mungkin memberikan kesan seperti sebuah mobil kota. Begitu melihat konsep kabinnya, pendekatannya berbeda.
Kabin Toyota Roomy disiapkan untuk menampung lima penumpang.
Bodi yang tinggi memberikan ruang vertikal lebih besar. Posisi duduk yang cenderung tegak juga membantu Toyota memanfaatkan panjang kabin yang terbatas.
Kaca berukuran besar semakin mendukung visibilitas dari dalam kendaraan.
Konfigurasi kursinya tidak dibuat kaku. Kursi dapat diatur maupun dilipat ketika pemilik membutuhkan ruang tambahan untuk membawa barang.
Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu pembeda Roomy dibandingkan mobil kecil yang hanya mengandalkan dimensi kompak.
Ketika dibutuhkan untuk mengangkut keluarga, tersedia lima tempat duduk. Saat kebutuhan berubah menjadi membawa barang, sebagian ruang kabin bisa disesuaikan.
Baca Juga: Buka Lahan Jagung, Pria Blora Diduga Tebang Kayu dan Bakar Hutan Ngawi
Parkir Sempit? Pintu Belakang Tinggal Digeser
Identitas minivan Roomy semakin terasa ketika melihat kedua pintu penumpang belakangnya.
Alih-alih menggunakan mekanisme pintu yang membuka ke samping seperti mobil pada umumnya, Roomy dibekali pintu geser.
Pintu sliding Toyota Roomy menjadi fitur yang sangat relevan dengan karakter mobil perkotaan.
Saat mobil diparkir berdekatan dengan kendaraan lain, penumpang tidak membutuhkan ruang besar di samping untuk membuka pintu.
Keuntungan serupa dapat dirasakan ketika orang tua membawa anak atau harus memasukkan barang ke dalam kabin dari sisi kendaraan.
Fitur tersebut biasanya identik dengan MPV atau minivan. Roomy membawanya ke kendaraan dengan panjang hanya sekitar 3,7 meter.
Itulah salah satu alasan julukan “Alphard Saset” terasa cocok untuk menggambarkan konsepnya, meskipun kedua mobil tersebut jelas bermain di kelas yang berbeda.
Baca Juga: Dari Limbah Kulit Jagung Jadi Bunga Hias, Galih Raup Omzet Rp 4 Juta Sebulan
Jangan Terkecoh Mesin 1.0 Liter
Ukuran mesinnya juga mengikuti konsep bodi Roomy yang serbakompak.
Kapasitasnya hanya 1.0 liter. Namun, Toyota menyediakan dua karakter mesin berbeda, termasuk versi yang sudah dilengkapi turbo.
Mesin turbo Toyota Roomy menggunakan unit bensin tiga silinder 1KR-VET berkapasitas 996 cc.
Outputnya mencapai sekitar 98 PS dengan torsi 140 Nm.
Tenaga tersebut kemudian diteruskan menggunakan transmisi CVT. Pilihan sistem penggeraknya tersedia bergantung pada varian.
Angka 98 PS mungkin tidak terdengar luar biasa jika dibandingkan kendaraan berperforma tinggi. Tetapi konteks Roomy memang bukan mengejar kecepatan.
Mobil ini memiliki dimensi kompak dan dirancang untuk kebutuhan sehari-hari. Tambahan turbo lebih berfungsi memberikan respons yang lebih baik dari mesin berkapasitas kecil.
Bagi pengguna yang tidak membutuhkan turbo, Toyota juga menyediakan mesin 1.0 liter naturally aspirated.
Versi tersebut menghasilkan tenaga sekitar 69 PS.
Perbedaan outputnya cukup besar. Karena itu, varian turbo menjadi pilihan yang lebih menarik bagi pengguna yang menginginkan tenaga ekstra.
Jika dibuat sederhana, formula Roomy terdiri atas bodi pendek, atap tinggi, lima kursi, pintu sliding, mesin 1.0 liter, transmisi CVT, dan pilihan turbo.
Kombinasi yang tidak terlalu umum untuk sebuah mobil dengan panjang hanya 3,7 meter.
Baca Juga: Pacitan Uji Tabela, Kebutuhan Benih Padi Naik Dua Kali Lipat tapi Hemat Ongkos
Berapa Harga Toyota Roomy?
Daya tarik Roomy tidak berhenti pada spesifikasi. Di Jepang, harga Toyota Roomy terbaru dimulai sekitar 1,83 juta yen.
Jika angka tersebut hanya dikonversikan ke mata uang Indonesia, nilainya berada pada kisaran Rp200 jutaan.
Trim lebih tinggi dan varian turbo tentu memiliki banderol lebih mahal. Berdasarkan konversi mata uang semata, harganya dapat berada di kisaran Rp250 jutaan.
Tetapi angka tersebut tidak bisa diterjemahkan sebagai calon harga jual Roomy di Indonesia.
Harga 1,83 juta yen berlaku untuk pasar Jepang. Konversi ke rupiah hanya berguna untuk memberikan gambaran nilai mobil tersebut di negara asalnya.
Jika mobil Jepang didatangkan ke Indonesia, perhitungannya menjadi berbeda.
Ada pajak, bea masuk, distribusi, homologasi, serta berbagai komponen lain yang berpotensi membuat harga akhirnya jauh berbeda.
Jadi, label Rp200 jutaan bukan berarti Roomy bakal dibanderol dengan angka serupa apabila suatu hari dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Tidak ada perubahan desain ekstrem pada Roomy terbaru. Toyota masih mempertahankan formula dasar mobil tersebut.
Pembaruan justru lebih banyak menyentuh aspek keselamatan. Sistem bantuan pengemudi Smart Assist mendapatkan sejumlah peningkatan.
Teknologinya mencakup kemampuan mendeteksi pesepeda, pejalan kaki, serta kendaraan dalam kondisi tertentu di persimpangan.
Perlengkapan keselamatan lainnya juga semakin lengkap.
Side airbag dan curtain airbag tersedia pada jajaran model terbaru untuk menambah perlindungan kepada penghuni kabin.
Artinya, Toyota tidak hanya mengandalkan kabin fleksibel dan pintu sliding sebagai jualan Roomy.
Fitur keselamatan Toyota Roomy juga menjadi bagian penting mengingat kendaraan tersebut ditujukan untuk penggunaan sehari-hari dan kebutuhan keluarga.
Baca Juga: Update Erupsi Anak Krakatau: Abu Vulkanik Menyebar ke 5 Provinsi, Warga Diminta Waspada
Kenapa Konsep Roomy Menarik untuk Kaum Urban?
Keunggulan mobil ini baru terasa ketika seluruh spesifikasinya dilihat sebagai satu paket.
Panjang sekitar 3,7 meter membuat Roomy lebih mudah bermanuver dibandingkan minivan besar.
Atap tinggi membantu menyediakan ruang kabin. Pintu sliding memudahkan akses di tempat parkir sempit.
Lima tempat duduk membuatnya masih relevan untuk keluarga kecil. Sementara pilihan mesin 1.0 turbo menawarkan tenaga lebih besar tanpa harus menggunakan mesin berkapasitas besar.
Roomy pada akhirnya menawarkan kompromi di antara dua jenis kendaraan.
Ia memiliki dimensi yang mendekati kebutuhan mobil kota, tetapi mengadopsi sejumlah kepraktisan khas minivan.
Konsep semacam itu dapat menarik bagi konsumen yang merasa city car terlalu terbatas, sementara MPV konvensional terlalu besar untuk kebutuhan sehari-hari.
Lantas, Bakal Masuk Indonesia?
Di atas kertas, karakter Roomy cukup menarik untuk digunakan di kota-kota Indonesia.
Persoalannya, apakah Toyota Roomy masuk Indonesia?
Untuk saat ini belum ada pengumuman resmi bahwa Toyota akan memasarkan Roomy terbaru di Tanah Air.
Model tersebut sangat identik dengan pasar Jepang. Roomy dirancang untuk menjawab karakter kebutuhan konsumen di negara tersebut.
Sementara pasar Indonesia memiliki kondisi berbeda.
Segmen kendaraan keluarga di Tanah Air sudah diisi banyak model, termasuk Toyota Avanza dan Veloz, dengan karakter yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Karena itu, keberadaan Roomy di Jepang tidak dapat dijadikan petunjuk bahwa mobil tersebut otomatis akan dibawa ke Indonesia.
Keputusan ekspor maupun peluncuran di negara lain tentu bergantung pada strategi produsen dan kebutuhan setiap pasar.
Meski demikian, menarik membayangkan jika “Alphard Saset” ini benar-benar mendapat kesempatan masuk Indonesia.
Bukan sebagai pengganti Alphard, Voxy, ataupun MPV tujuh penumpang yang sudah populer. Roomy justru bisa menawarkan pendekatan lain untuk keluarga kecil di perkotaan.
Bodinya tidak sampai empat meter, tetapi tersedia lima kursi dan pintu geser. Mesinnya hanya 1.0 liter, tetapi konsumen masih mendapat pilihan turbo dengan tenaga sekitar 98 PS dan torsi 140 Nm.
Itulah daya tarik utama Toyota Roomy.
Bukan Alphard yang dikecilkan, melainkan minivan mungil yang sejak awal memang dirancang untuk memeras sebanyak mungkin kepraktisan dari bodi sepanjang 3,7 meter. (naz)
Editor : Mizan Ahsani