Kenalan dengan VinFast VF 2: Mobil Listrik Rp 120 Jutaan, Mungil dan Lincah

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 16:38 WIB
VinFast VF 2, mobil listrik mungil yang dibanderol seharga Rp 120 jutaan.
VinFast VF 2, mobil listrik mungil yang dibanderol seharga Rp 120 jutaan.

Jawa Pos Radar Madiun - Jika selama ini jenama otomotif asal Vietnam, VinFast, selalu identik dengan lini kendaraan Sport Utility Vehicle (SUV) berdimensi besar, kali ini mereka mengambil langkah berani yang jauh berbeda.

Perusahaan secara resmi memperkenalkan amunisi terbarunya di segmen microcar bertenaga listrik murni yang diberi nama VinFast VF 2.

Menariknya, mobil mungil ini dikembangkan bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik Vietnam, melainkan juga disiapkan untuk ekspansi global.

Pihak VinFast telah memberikan sinyal kuat bahwa VF 2 memiliki peluang besar untuk menembus pasar Eropa dan Amerika Serikat, sekaligus membuka kemungkinan lebar untuk mengaspal di jalanan Indonesia.

Secara visual, desain VF 2 memang masuk ke dalam kategori mobil mikro. Bodi luarnya hanya dilengkapi dengan dua pintu akses, namun tata letak ruang kabinnya dirancang secara cerdas untuk mampu membawa hingga empat orang penumpang.

Baca Juga: Karhutla Gunung Lawu, Jalur Cemoro Sewu Ditutup hingga Waktu Belum Ditentukan

Dimensi mobil ini benar-benar ringkas dengan panjang 3.090 mm, lebar 1.496 mm, tinggi 1.663 mm, dan jarak sumbu roda (wheelbase) 2.065 mm.

Sebagai gambaran, ukuran panjang VF 2 bahkan sekitar 54 sentimeter lebih pendek dibandingkan dengan Fiat 500e.

Postur yang sangat compact ini menjadikannya solusi ideal untuk bermanuver di jalanan kota yang padat atau mencari celah parkir di area yang sempit.

Di negara asalnya, VinFast membanderol mobil ini dengan harga 188 juta dong, atau setara dengan Rp120 hingga Rp130 jutaan.

Angka tersebut terbilang sangat atraktif karena konsumen sudah mendapatkan baterai hak milik, bukan bersistem sewa.

VinFast secara strategis memosisikan biaya kepemilikan VF 2 kurang lebih setara dengan sepeda motor kelas premium, namun dengan jaminan kenyamanan ekstra berupa ruang kabin tertutup, penyejuk udara (AC), dan sistem keselamatan dasar.

Baca Juga: PT INKA Rugi Rp 670 Miliar dan Catat Utang Triliunan, Bos Danantara Ungkap Rencana Besarnya

Sesuai dengan konsepnya, VF 2 tidak diciptakan untuk memuaskan hasrat kecepatan di jalan tol. Mobil ini digerakkan oleh motor listrik di poros roda belakang (Rear Wheel Drive) yang menghasilkan tenaga 40 horsepower dan torsi puncak 65 Nm, dengan batasan kecepatan maksimal di angka 80 km/jam.

Target pasar utamanya adalah mobilitas jarak pendek, seperti perjalanan komuter ke kantor, berbelanja, hingga rutinitas mengantar anak sekolah.

Tenaga tersebut disuplai oleh baterai berkapasitas 18,3 kWh. VinFast mengklaim bahwa dalam kondisi penuh, VF 2 mampu menempuh jarak hingga 210 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC.

Untuk urusan pengisian daya, mobil ini mendukung fasilitas fast charging DC 24 kW yang mampu mengisi daya dari 10 persen ke 70 persen hanya dalam waktu sekitar 34 menit.

Meski dilabeli sebagai mobil murah, perlengkapan yang disematkan tidak bisa dibilang murahan. VF 2 sudah dilengkapi sistem pencahayaan proyektor LED, pelek alloy berukuran 13 inci, layar instrumen digital 7 inci, dan sistem audio terintegrasi.

Baca Juga: Modal KUR BRI, Petani Perempuan Merauke Perluas Lahan dari 1 Jadi 3 Hektare

Sektor keselamatannya pun cukup memadai dengan hadirnya satu kantong udara (airbag) untuk pengemudi, sistem pengereman ABS dan EBD, kontrol traksi, serta suspensi independen MacPherson di bagian depan dan belakang.

VinFast melihat adanya pergeseran tren di mana kendaraan microcar mulai mendapat tempat khusus, berkaca dari kesuksesan model serupa seperti Citroen Ami dan Fiat Topolino di pasar global.

Bila melihat karakteristik konsumen dan kondisi lalu lintas perkotaan, VF 2 memiliki potensi yang sangat masuk akal untuk dipasarkan di Indonesia.

Konsep kendaraan yang sering diibaratkan sebagai "motor listrik beratap dan berkursi empat" ini bisa menjadi jawaban atas tingginya harga mobil baru saat ini.

Jika kelak VinFast memutuskan untuk memboyong VF 2 ke Tanah Air dengan mempertahankan struktur harga yang kompetitif, mobil mungil ini berpotensi kuat mengubah peta persaingan dan menjadi salah satu kendaraan listrik paling terjangkau di pasar otomotif nasional. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
vinfrast vf2 spesifikasi Mobil listrik Murah mobil listrik harga