Jawa Pos Radar Madiun - PT Toyota Astra Motor (TAM) memberikan sebuah tantangan yang tidak biasa bagi para awak media otomotif.
Mereka diajak untuk menguji secara langsung ketangguhan kendaraan bebas emisi terbarunya, New bZ4X Touring Battery EV, di medan off-road.
Mengandalkan sistem dan teknologi mutakhir, SUV bertenaga setrum ini tampil sangat lincah saat dihadapkan dengan medan tanah merah yang ekstrem.
Ketangguhan tersebut didapatkan berkat kombinasi sistem penggerak All Wheel Drive (AWD), mode berkendara khusus, serta fitur pengendalian traksi yang diadaptasi langsung dari kehebatan Toyota Land Cruiser.
Dengan didampingi instruktur berpengalaman, mobil ini dipacu untuk mengarungi berbagai rintangan, mulai dari permukaan pasir yang gembur, jalanan tidak rata, hingga tanjakan dan turunan tajam.
Berbeda dengan sensasi mengemudikan kendaraan bermesin bensin atau diesel, pengalaman menaklukkan medan off-road dengan bZ4X ini terasa sangat unik.
Kabin terasa relatif senyap, hanya diwarnai oleh suara desingan halus dari motor listrik ketika kendaraan melaju membelah rintangan.
Baca Juga: Fenomena Orang Kaya Beralih ke BBM Subsidi, Menteri ESDM Siapkan Pengetatan Regulasi
Performa Buas Motor Listrik Ganda
Kemampuan mumpuni bZ4X di jalur non-aspal ini sangat didukung oleh sistem penggerak AWD pintar.
Sistem ini bertugas menyalurkan tenaga secara presisi melalui dua buah motor listrik yang tertanam pada as roda depan dan belakang.
Masing-masing motor listrik tersebut mampu memuntahkan tenaga sebesar 167 kW dan torsi 268,6 Nm, dengan total kombinasi tenaga sistem mencapai 280 kW.
Berkat dorongan tenaga instan tersebut, saat ada roda yang kehilangan traksi di atas permukaan pasir, distribusi tenaga akan langsung dialihkan ke roda lain sehingga mobil tetap bisa bergerak maju.
Pengemudi juga semakin dimanjakan dengan hadirnya Offroad Capability Drive Mode yang prinsip kerjanya diturunkan dari fitur Multi Terrain Select milik Land Cruiser.
Terdapat mode SNOW/DIRT yang sangat berguna untuk menjaga traksi dan stabilitas di jalanan licin atau tidak rata.
Sementara itu, mode DEEP SNOW/MUD sengaja dirancang untuk membiarkan ban mengalami sedikit selip. Hal ini bertujuan agar ban tetap dapat mencari traksi saat kendaraan terjebak di permukaan yang lunak atau berlumpur.
Baca Juga: Toyota Veloz Hybrid Iritnya Kebangetan, Konsumsi BBM Jogja-Solo Tembus 26,5 Km/Liter
Pengendalian Pintar ala Fitur CRAWL
Fitur canggih lainnya yang menjadi sorotan dalam pengujian ini adalah Grip Control.
Sistem pintar ini mampu mengatur tingkat akselerasi dan pengereman pada setiap roda secara otomatis, dengan rentang pilihan kecepatan konstan di angka 2, 4, 6, 8, atau 10 kilometer per jam.
Teknologi yang diadaptasi dari fitur CRAWL pada Land Cruiser ini membuat pengemudi tidak perlu lagi menginjak pedal gas atau rem.
Mereka cukup fokus memainkan kemudi untuk mengarahkan kendaraan saat melewati rintangan sulit.
Pada saat melintasi turunan yang curam, giliran fitur Downhill Assist Control (DAC) yang mengambil alih dukungan pengereman.
Hadirnya deretan fitur asisten pengemudi ini terbukti sangat membantu mengontrol kendaraan agar tidak melenceng keluar dari lintasan ekstrem.
Menariknya, segala ketangguhan mekanis tersebut ditopang oleh suplai energi dari baterai lithium-ion berkapasitas 74,69 kWh.
Dalam kondisi terisi penuh, Toyota bZ4X Touring diklaim sanggup menempuh jarak perjalanan hingga sekitar 487 kilometer.
Urusan pengisian daya pun tak butuh waktu lama.
Fasilitas pengisian cepat arus searah (DC) dengan kapasitas maksimal 150 kW hanya membutuhkan waktu sekitar 28 menit, sedangkan pengisian arus bolak-balik (AC) 22 kW memakan waktu sekitar 3,5 jam.
Dengan perpaduan teknologi tersebut, Toyota New bZ4X Touring sukses menawarkan sensasi eksplorasi medan off-road yang buas namun tetap bebas emisi gas buang, senyap, dan nyaman. (naz)
Editor : Mizan Ahsani