Fitur Baru WhatsApp: Orang Tua Bisa Batasi Anak Remaja Akses Grup dan Meta AI

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 17:34 WIB
Aplikasi WhatsApp di ponsel Android.
Aplikasi WhatsApp di ponsel Android.

Jawa Pos Radar Madiun – Aplikasi pesan instan populer besutan Meta, WhatsApp, resmi meluncurkan serangkaian fitur kontrol baru bagi orang tua.

Inovasi ini dihadirkan khusus untuk meningkatkan perlindungan digital bagi pengguna berusia remaja.

Fitur fleksibel dan opsional ini dirancang agar orang tua tetap dapat memandu aktivitas digital buah hatinya tanpa perlu terkesan mengawasi secara berlebihan (over-monitoring).

Lewat pembaruan ini, orang tua dapat mengatur privasi remaja mereka, seperti menentukan siapa saja yang bisa melihat foto profil atau menambahkan anak ke dalam grup percakapan.

Jika anak remaja berniat mengubah pengaturan privasi tersebut, sistem akan meminta persetujuan orang tua melalui PIN khusus.

Orang tua juga akan menerima notifikasi otomatis tiap kali anak mereka bergabung atau keluar dari suatu grup.

Baca Juga: Pengguna iPhone dan iPad Semakin Aman dari Scammer, Pembaruan iOS 27 Hadirkan Fitur Anti Penipuan

Atur Akses Meta AI dan Saluran

Pengawasan juga diperluas ke fitur penunjang lainnya.

Orang tua kini memiliki kendali untuk memilih bagaimana anak mereka berinteraksi di Saluran (Channel), serta membatasi siapa yang dapat melihat atau dibagikan pembaruan Status.

Tidak hanya itu, integrasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) juga tak luput dari perhatian. Orang tua dapat menentukan batasan interaksi remaja dengan fitur Meta AI di WhatsApp.

Terdapat dua opsi pengaturan AI yang disediakan, yakni setelan standar untuk usia 13 tahun ke atas (13+) atau opsi "Konten Terbatas" yang menerapkan penyaringan jauh lebih ketat.

"Semua kendali ini dirancang untuk mendukung percakapan terbuka tentang cara menggunakan WhatsApp antara orang tua dan remaja," tulis pernyataan resmi manajemen WhatsApp, Kamis (1/10).

Baca Juga: Harta Kekayaan Calon Kapolri Baru Komjen Suyudi Rp 5,8 M, Tak Punya Utang di Catatan LHKPN

Privasi Tetap Terjaga dengan Enkripsi

Lantaran kondisi setiap keluarga berbeda-beda, WhatsApp menegaskan bahwa fitur kontrol ini bersifat tidak wajib (opsional). Orang tua memegang kebebasan penuh untuk menyesuaikan atau mematikan fitur kapan saja.

WhatsApp juga menjamin bahwa pengaktifan fitur kontrol ini tidak akan merusak privasi komunikasi dasar penggunanya.

Seluruh pesan teks, panggilan suara, maupun video dari akun remaja tetap dilindungi oleh sistem keamanan enkripsi dari ujung ke ujung (end-to-end encryption).

Dengan begitu, isi percakapan pribadi anak tetap tidak dapat diintip oleh siapa pun yang tidak berkepentingan, termasuk oleh pihak WhatsApp maupun Meta sekalipun. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
meta ai grup remaja fitur whatsapp orang tua