BYD Atto 3 EX: Jarak Tempuh Ekstra 150 Km, Isi Baterai Lebih Cepat

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 09:19 WIB
BYD Atto 3. FOTO: carnewschina/BYD
BYD Atto 3. FOTO: carnewschina/BYD

Jawa Pos Radar Madiun – Pabrikan kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD Co., terus memantapkan penetrasinya di pasar global. Pada Selasa (29/9), BYD resmi meluncurkan versi pembaruan dari lini SUV kelas menengah andalannya di Jepang, yang diberi nama BYD Atto 3 EX.

Peluncuran model baru ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk mendongkrak penjualan di tengah tingginya permintaan Electric Vehicle (EV) global.

Tren peralihan dari mobil bermesin konvensional ini tak lepas dari respons konsumen terhadap lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM).

Melansir laporan Kyodo, BYD Atto 3 EX hadir dengan opsi penggerak empat roda (AWD) maupun penggerak roda belakang (RWD).

Dari segi spesifikasi baterai, pembaruan paling mencolok terletak pada daya jelajahnya. Mobil ramah lingkungan ini diklaim mampu menempuh jarak 150 kilometer lebih jauh dalam sekali pengisian daya jika dibandingkan dengan model pendahulunya.

Pihak BYD Auto Japan menambahkan, Atto 3 EX juga mendapat peningkatan kapasitas maksimum pada fitur pengisian daya cepat (fast charging).

Untuk menambah kenyamanan kabin, pabrikan menyematkan konsol tengah berdesain baru yang dilengkapi fungsi pemanas dan pendingin barang maupun minuman.

Kehadiran Atto 3 EX ini semakin mempertegas ekspansi BYD yang mulai memasuki pasar otomotif Jepang sejak tahun 2023. Hingga saat ini, merek tersebut tercatat telah memasarkan enam model di Negeri Sakura.

Strategi penjualan BYD ini sangat sejalan dengan visi Pemerintah Jepang yang menargetkan seluruh mobil penumpang baru merupakan kendaraan listrik pada 2035.

Guna memuluskan target tersebut, pemerintah Jepang juga menggelontorkan subsidi khusus pembelian EV, kendaraan sel bahan bakar, hingga hibrida plug-in.

Baca Juga: Gelap Mata Tilap Rp 546 Juta Dana Umrah 17 Warga Ngawi, Pria Asal Boyolali Diringkus Polisi

Pasar Ekspor Meroket, Penjualan Domestik Turun

Secara global, performa BYD terbilang sangat impresif. Mereka sukses menjual 2,67 juta unit kendaraan listrik sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026.

Angka penjualan di luar pasar Tiongkok menjadi penyumbang lonjakan paling signifikan dengan mencatatkan 1,16 juta unit, naik pesat 86 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Presiden BYD Auto Japan, Atsuki Tofukuji, menyebut bahwa peningkatan ekspor ini sangat dipengaruhi oleh peralihan konsumen global dari mobil bensin menuju mobil listrik akibat mahalnya BBM.

Namun, kondisi kontras justru dialami BYD di pasar Tiongkok.

Melambatnya perekonomian nasional serta ketatnya persaingan domestik membuat penjualan mereka di negeri asalnya merosot 41 persen secara tahunan, yakni di angka 1,51 juta unit sepanjang delapan bulan pertama 2026. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
bud atto 3 ex Jepang fitur harga byd