Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Massa Dua Perguruan Silat Bentrok di Taiwan, Satu Tewas, 15 WNI Jadi Tersangka

Mizan Ahsani • Rabu, 6 September 2023 | 02:18 WIB
Ilustrasi tawuran (MUH. HAKIM/RADAR MADIUN)
Ilustrasi tawuran (MUH. HAKIM/RADAR MADIUN)

TAIWAN, Jawa Pos Radar Madiun - Kabar duka datang dari Taiwan. Bentrok sesama Pekerja Migran Indonesia (PMI) pecah di akhir pekan lalu. Para WNI tersebut berasal dari dua perguruan pencak silat yang berbeda. Media lokal Taiwan memberitakan bahwa tawuran dipicu adu mulut antara massa dari dua kelompok tersebut.

Dikutip dari JawaPos.com, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha mengatakan bahwa satu WNI tewas akibat tawuran ini.

Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taiwan menerima informasi dari Kepolisian Changhua bahwa terjadi bentrokan antara sesama WNI di depan Stasiun Kereta Api Changhua, Minggu (3/9).

“Perkelahian melibatkan 30 WNI dan menyebabkan satu WNI meninggal dan seorang WNI lainnya mengalami luka. Setelah menjalani perawatan di rumah sakit, satu korban luka tersebut dinyatakan sembuh pada Senin (4/9),” kata Judha, Selasa (5/9), seperti diberitakan JawaPos.com.

Sejak Senin hingga hari ini, Kepolisian Changhua telah melakukan penyelidikan. Mereka lantas menetapkan 15 WNI sebagai tersangka. Dikabarkan, berkas perkara tersebut telah diserahkan ke Kejaksaan Distrik Changhua untuk segera diproses lebih lanjut di peradilan setempat.

Pihak KDEI menyatakan akan memfasilitasi pemulangan jenazah WNI yang tewas akibat tawuran tersebut. Mereka juga berkoordinasi dengan otoritas di Changhua untuk pendampingan hukum terhadap 15 WNI yang ditahan.

Kabar duka ini tentu sangat memukul masyarakat di Madiun Raya. Bukan hanya karena kedekatan warganya dengan pencak silat, berbagai daerah di Madiun Raya juga menjadi basis PMI yang cukup besar.

Pemerintah juga sangat menyayangkan perkelahian sesama WNI tersebut karena mereka tidak mencerminkan sikap dan perilaku bangsa Indonesia di luar negeri.

“Kami sangat mengimbau agar kerukunan sesama WNI di luar negeri dapat selalu dijaga,” ujar Judha. “KDEI akan memfasilitasi komunikasi antara kelompok WNI agar kasus serupa tidak terulang kembali,” imbuhnya. (jawapos.com/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#madiun raya #silat #wni #bentrok #tawuran #pmi #taiwan