Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pura Pertama di Eropa Diresmikan Gubernur Bali, Dibangun Gotong Royong di Belanda!

Ockta Prana Lagawira • Senin, 5 Mei 2025 | 04:47 WIB
Umat Hindu melakukan upacara melaspas di Pura Santa Citta Bhuwana.
Umat Hindu melakukan upacara melaspas di Pura Santa Citta Bhuwana.

Jawa Pos Radar Madiun – Masyarakat Hindu Bali di Belanda kini memiliki tempat suci permanen pertama di benua Eropa, yakni Pura Santa Citta Bhuwana yang diresmikan langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam upacara melaspas pada Hari Raya Kuningan.

Berlangsung di Kallankote, Belanda, peresmian pura ini menjadi momen bersejarah, sekaligus wujud nyata semangat gotong royong masyarakat Bali di luar negeri.

"Pura ini merupakan pura pertama di Eropa yang dibangun komunitas masyarakat Bali secara gotong royong, materialnya pun didatangkan langsung dari Bali," ujar Koster, Minggu (4/5).

Diresmikan Saat Hari Raya Kuningan

Pembangunan pura ini dimulai sejak 2023 dan selesai bertepatan dengan Hari Raya Kuningan 2025.

Koster tak hanya hadir, tapi juga memberi dukungan biaya upacara, termasuk mendatangkan sulinggih, pemangku, dan perangkat ritual dari Bali.

"Saya berharap pura ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, tidak hanya untuk sembahyang tetapi juga sebagai tempat berkumpul dan mempererat rasa kekeluargaan masyarakat Bali di Belanda," lanjutnya.

Bukan Sekadar Tempat Ibadah

Pura ini dibangun di atas lahan hibah milik Marlisa dan Diederik Wareman, warga Belanda pemilik Taman Indonesia, sebagai bentuk kecintaan mereka terhadap budaya Nusantara.

Yayasan Bali Abdi Samasta, yang dipimpin Made Aniadi, memfasilitasi pembangunan dengan dana gotong royong masyarakat Bali di Belanda, serta dukungan dari KBRI dan Pemprov Bali.

Dubes RI untuk Belanda, Mayerfas, turut hadir dan menyebut peresmian ini sebagai kebanggaan nasional.

"Keinginan pembangunan pura ini sudah sejak lama. Terima kasih kepada Gubernur Bali yang telah berkenan hadir langsung menyaksikan peresmiannya," ucap Mayerfas. (ota)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#gubernur bali #masyarakat bali #Pura Santa Citta Bhuwana di Belanda #pura pertama di eropa