Jawa Pos Radar Madiun - Situasi di Israel memanas dalam skala besar.
Negara tersebut dinyatakan dalam keadaan darurat total setelah Iran meluncurkan lebih dari 100 UAV (drone tempur) sebagai bentuk pembalasan atas serangan Israel terhadap fasilitas nuklir mereka.
Sirine peringatan serangan udara terdengar di seluruh wilayah Israel, memicu kepanikan warga.
Pemerintah setempat langsung mengumumkan larangan keluar rumah, serta penutupan total semua sekolah, kantor, supermarket, dan area publik lainnya.
Bahkan, wilayah udara Israel resmi ditutup guna mencegah eskalasi serangan lebih lanjut.
Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), mengonfirmasi peluncuran ratusan drone dari Iran.
"Iran meluncurkan sekitar 100 UAV ke wilayah Israel. Kami sedang berupaya mengintersep mereka," ujarnya dalam pernyataan resmi yang disiarkan ke publik.
Serangan balasan ini merupakan respons langsung terhadap aksi militer Israel yang sebelumnya diklaim menargetkan fasilitas sensitif milik Iran.
Meski belum ada informasi resmi terkait kerusakan dan korban, laporan media lokal menunjukkan adanya kebakaran hebat di beberapa titik akibat serangan drone.
Situasi yang berkembang cepat ini menjadi perhatian dunia internasional.
Banyak pihak khawatir konflik ini dapat melebar menjadi perang terbuka antara dua negara yang telah lama bersitegang di kawasan Timur Tengah. (her)
Editor : Hengky Ristanto