Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Demo Maroko Memanas: 3 Pemuda Tewas di Agadir, Pemerintah Dikritik Lebih Pilih Piala Dunia 2030 daripada Kesejahteraan Rakyat

AA Arsyadani • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 16:57 WIB

 

 

Tiga tewas dalam protes pemuda Maroko, kritik pemerintah lebih fokus Piala Dunia 2030 ketimbang pelayanan rakyat.
Tiga tewas dalam protes pemuda Maroko, kritik pemerintah lebih fokus Piala Dunia 2030 ketimbang pelayanan rakyat.

Jawa Pos Radar Madiun – Situasi politik di Maroko kembali memanas.

Tiga orang dilaporkan tewas dalam aksi protes yang dipimpin kaum muda di dekat Agadir, sebuah kota pesisir di tepi Samudra Atlantik.

Kementerian Dalam Negeri Maroko mengonfirmasi insiden tersebut pada Kamis (2/10).

Gelombang demonstrasi ini telah berlangsung sejak Sabtu (27/9) di berbagai kota besar Maroko.

Para pengunjuk rasa menuntut reformasi besar-besaran di bidang pendidikan dan layanan kesehatan.

Mereka menuding pemerintah tidak serius memperbaiki pelayanan publik dan justru lebih fokus pada proyek besar olahraga internasional.

“Pemerintah lebih mengutamakan pengeluaran untuk acara seperti Piala Dunia FIFA 2030 dan Piala Afrika 2025, sementara kondisi pendidikan dan kesehatan rakyat masih jauh dari layak,” ujar salah satu pengunjuk rasa.

Meskipun pemerintah Maroko sebelumnya menjanjikan langkah perbaikan, aksi protes tidak kunjung mereda.

Aksi ini mencerminkan meningkatnya ketegangan sosial, terutama di kalangan generasi muda yang merasa masa depan mereka terabaikan. (fin)

 

Editor : AA Arsyadani
#demo gen z #demo maroko #piala dunia 2030 #maroko