Jawa Pos Radar Madiun - Ajang Miss Universe 2025 kembali diwarnai drama panas yang menyeret nama Nawat Itsaragrisil.
Sosok yang menjabat sebagai Direktur Miss Universe Thailand itu menjadi sorotan publik setelah diduga menghina Miss Mexico 2025, Fatima Bosch, dalam sebuah acara resmi.
Insiden tersebut terjadi pada Rabu, 4 November 2025, saat sesi penyelempangan berlangsung. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, terdengar Nawat melontarkan kata “bodoh” yang disebut-sebut ditujukan kepada Fatima.
Ucapan itu memicu gelombang kritik dari publik dan komunitas pageant internasional. Menanggapi polemik tersebut, Nawat akhirnya buka suara melalui siaran langsung di TikTok.
Ia menyampaikan permintaan maaf terbuka, mengaku menyesal atas pernyataan yang menyinggung banyak pihak.
Namun, Nawat tidak menyebut nama Fatima secara langsung dalam klarifikasinya. Ia hanya mengatakan bahwa komentarnya mungkin telah menimbulkan “ketidaknyamanan bagi sebagian orang”.
Insiden ini membuat publik semakin penasaran dengan sosok Nawat Itsaragrisil, pria berpengaruh di dunia kontes kecantikan Asia dan global.
Profil Nawat Itsaragrisil
Nawat Itsaragrisil merupakan pengusaha dan tokoh media asal Thailand. Ia dikenal luas sebagai Presiden Miss Grand International sekaligus Direktur Nasional Miss Universe Thailand.
Selain itu, Nawat juga menjabat sebagai Executive Director di Miss Universe Organization.
Sebelum terjun ke dunia pageant, Nawat berkarier sebagai pembawa acara televisi ternama di Channel 3 Thailand.
Ia pernah memandu program Exhibition Show dan Today Show, yang mengantarkannya menjadi salah satu figur populer di industri hiburan.
Perjalanan kariernya di dunia kontes kecantikan dimulai pada 2007, saat dipercaya menjadi produser dan sutradara ajang Miss Thailand World.
Dari sinilah, ketertarikannya terhadap dunia pageant berkembang pesat hingga akhirnya mendirikan Miss Grand Thailand dan Miss Grand International pada 2013.
Karier Pageant dan Deretan Kontroversi
Kiprah Nawat semakin menanjak ketika pada 2025 ia berhasil mendapatkan lisensi resmi Miss Universe Thailand dari TPN Global. Namun, popularitasnya sering diiringi oleh berbagai kontroversi.
Nawat beberapa kali dikritik karena komentar yang dianggap merendahkan peserta kontes kecantikan.
Pada 2016, ia pernah dituding menyebut Miss Iceland 2015, Arna Ýr Jónsdóttir, sebagai “terlalu gemuk.”
Kontroversi serupa muncul pada 2022, ketika ia diduga melakukan body shaming terhadap Miss Vietnam.
Setahun kemudian, pada 2024, Nawat kembali disorot usai menyinggung fisik Rachel Gupta, pemenang Miss Grand International 2024.
Kini, setelah insiden dengan Fatima Bosch, reputasi Nawat kembali menjadi bahan perdebatan publik.
Banyak penggemar pageant menilai, tindakannya mencederai semangat profesionalisme dan nilai penghormatan dalam dunia kecantikan internasional.
(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun