Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Fatima Bosch Menang Miss Universe 2025 di Tengah Skandal, Dihina Nawat Bodoh hingga Aksi Walkout

Ockta Prana Lagawira • Jumat, 21 November 2025 | 21:12 WIB
Fatima Bosch dari Meksiko memenangkan Miss Universe 2025 di tengah skandal hinaan, walkout, hingga drama juri dan insiden panggung.
Fatima Bosch dari Meksiko memenangkan Miss Universe 2025 di tengah skandal hinaan, walkout, hingga drama juri dan insiden panggung.

Jawa Pos Radar Madiun - Fatima Bosch dari Meksiko resmi dinobatkan sebagai Miss Universe 2025, dalam ajang penuh sorotan yang berlangsung di Bangkok, Thailand.

Kemenangannya menjadi salah satu yang paling dramatis dalam sejarah kontes karena diwarnai skandal, konflik internal, hingga aksi walkout sejumlah finalis.

Kontroversi bermula ketika Direktur Miss Thailand sekaligus tuan rumah Miss Universe ke-74, Nawat Itsaragrisil, menghina Bosch dalam sebuah pertemuan pada 4 November 2025.

Dalam rekaman yang beredar, Nawat menyebut Bosch “dumbhead” atau bodoh karena dianggap tidak aktif mempromosikan konten di media sosial.

Pernyataan itu memicu aksi walkout Bosch dan beberapa kontestan lain, termasuk Miss Universe 2024 Victoria Kjær Theilvig dari Denmark.

Kegaduhan makin membesar ketika dua juri mengundurkan diri dan seorang peserta dilarikan ke rumah sakit setelah terjatuh di panggung.

Aksi Walkout dan Hinaan yang Menghebohkan

Bosch, yang hadir mengenakan gaun malam dan sepatu hak tinggi, sempat meninggalkan ruangan setelah Nawat menegurnya secara terbuka dan menyuruh petugas keamanan mengusirnya.

“Saya tidak memberimu kesempatan untuk bicara,” ucap Nawat saat Bosch mencoba menjelaskan. Para finalis yang menunjukkan solidaritas langsung diperingatkan bahwa siapa pun yang ingin tetap berkompetisi harus kembali duduk.

Menanggapi insiden itu, Bosch menyatakan, “Apa yang dilakukan sutradara Anda tidak sopan: dia menyebut saya bodoh. Dunia perlu melihat ini karena kami adalah perempuan yang berdaya dan ini adalah platform untuk menyuarakan pendapat kami.”

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, ikut memberi dukungan, menyebut Bosch sebagai contoh ketegasan perempuan menghadapi agresi verbal.

Fatima Bosch Rebut Mahkota Miss Universe 2025

Pada malam penobatan, Bosch—seorang relawan kemanusiaan berusia 25 tahun—menerima mahkota dari pemenang Miss Universe 2024, Victoria Kjær Theilvig.

Praveenar Singh dari Thailand menjadi runner-up pertama, disusul Stephany Abasali (Venezuela), Ahtisa Manalo (Filipina), dan Olivia Yacé (Pantai Gading) yang melengkapi posisi lima besar.

Ajang Miss Universe tahun ini diikuti 120 negara, termasuk debut kontestan Palestina, Nadeen Ayoub, yang berhasil masuk 30 semifinalis sebelum gugur.

Dalam babak final, Bosch ditanya bagaimana ia akan menciptakan ruang aman bagi perempuan jika memenangkan kompetisi.

“Saya akan menyuarakan kekuatan dan pengabdian saya kepada sesama,” ujarnya.

“Mereka yang berani dan berani bangkit adalah mereka yang akan mengukir sejarah,” lanjutnya.

Miss Universe 2026 Digelar di Puerto Rico

Setelah drama panjang dan sorotan publik internasional, penyelenggara memastikan bahwa Miss Universe edisi berikutnya akan diadakan di Puerto Rico.

Kemenangan Bosch tidak hanya menandai pencapaian bagi Meksiko, tetapi juga memperlihatkan bagaimana isu pemberdayaan perempuan muncul kuat di tengah kontroversi yang membayangi kompetisi tahun ini. (op)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#miss universe 2025 #kontes kecantikan 2025 #Nawat Itsaragrisil #skandal miss universe #miss meksiko #praveenar singh #walkout miss universe #victoria thielvig #Fatima Bosch