Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Universitas Al-Azhar Resmi Buka Program Studi Bahasa Indonesia, 350 Mahasiswa Mesir Langsung Mendaftar!

AA Arsyadani • Minggu, 23 November 2025 | 18:36 WIB
Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir
Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir

Jawa Pos Radar Madiun - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengumumkan kabar menggembirakan: Bahasa Indonesia resmi dibuka sebagai program studi (S1) di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

“Pertama kali program studi Bahasa Indonesia dibuka di Al-Azhar, langsung ada 350 mahasiswa Mesir yang mendaftar,” ujar Abdul Mu’ti saat memberikan sambutan pada acara Refleksi Milad ke-113 Muhammadiyah dan Milad ke-27 Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) di Crystal Building UMKU, Sabtu (22/11).

Menurut Mendikdasmen, pembukaan program studi Bahasa Indonesia di salah satu universitas Islam tertua dan bergengsi di dunia ini menjadi tonggak sejarah penguatan posisi bahasa nasional di kancah global.

Saat ini, sudah terdapat 57 negara yang menyelenggarakan pengajaran Bahasa Indonesia bagi penutur asing, baik melalui kursus maupun program studi formal.

Abdul Mu’ti menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan pemerintah untuk terus mengangkat martabat Bahasa Indonesia.

“Kita memiliki cita-cita besar di tahun 2045, saat Indonesia genap 100 tahun merdeka, yaitu memperjuangkan agar Bahasa Indonesia menjadi salah satu bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sejajar dengan bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, Arab, dan Mandarin,” tegasnya.

Ia juga menekankan slogan perjuangan kedaulatan bahasa Indonesia: “Bangga lahir dan mati dengan Bahasa Indonesia”.

Selain itu, Abdul Mu’ti menyoroti pentingnya kesehatan spiritual masyarakat sebagai indikator kemajuan bangsa.

Ia menyebut banyak negara maju di Barat menghadapi kehampaan spiritual meski secara material sejahtera, termasuk Jepang.

“Orang yang memiliki pegangan agama cenderung lebih bahagia dibanding mereka yang tidak memiliki landasan spiritual,” ujarnya.

Tren kesadaran spiritual global semakin meningkat, menandai penurunan penganut ateisme dan agnostik di dunia.

Oleh karena itu, pendidikan Indonesia diharapkan mampu melahirkan generasi unggul, kompeten secara akademik sekaligus berlandaskan nilai moral, etika, dan spiritual, termasuk ajaran Al-Qur’an, untuk masa depan bangsa yang lebih baik. (fin)

 

Editor : AA Arsyadani
#Universitas Al-Azhar #Bahasa Nasional #Universitas Al-Azhar Mesir #bahasa indonesia