Jawa Pos Radar Madiun - Iran diguncang aksi demo besar-besaran sejak beberapa hari terakhir.
Sedikitnya 7 orang tewas dalam aksi tersebut.
Lantas, apa penyebab aksi demo berdarah itu?
Aksi demo di Iran dipicu anjloknya nilai tukar rial terhadap dolar AS yang pada Minggu mencapai level terendah sepanjang masa, yakni 1,42 juta per dolar.
Bisnis mengalami kesulitan, sementara pejabat dinilai tak acuh dengan kondisi tersebut.
Selama puluhan tahun perekonomian Iran mengalami krisis akibat sanksi negara-negara Barat.
Demo yang awalnya dipicu krisis ekonomi itu kemudian berubah menjadi tuntutan mengganti rezim.
Para pengunjuk rasa kini mulai meneriakkan slogan anti-pemerintah dan pro-monarki.
Sementara itu, pemerintahan Iran di bawah Presiden Masoud Pezeshkian memberi sinyal kesediaan bernegosiasi dengan para demonstran.
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto