Jawa Pos Radar Madiun - Sebuah momen politik mendadak berubah menjadi fenomena gaya hidup.
Jaket Nike Tech Fleece mendadak laris manis di pasaran setelah foto penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro viral di media sosial global.
Popularitas pakaian olahraga tersebut melonjak usai beredarnya gambar Maduro dalam kondisi ditahan pada Sabtu, 3 Januari, mengenakan setelan abu-abu yang diduga kuat merupakan produk Nike Tech Fleece.
Foto itu pertama kali menarik perhatian publik setelah diunggah oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui platform Truth Social.
Dalam unggahan tersebut, Maduro terlihat dibawa menggunakan kapal USS Iwo Jima menuju New York City, dengan pakaian kasual yang justru menjadi sorotan utama warganet.
Mengutip laporan Complex, serta media internasional seperti El Español dan Times of India pada 5 Januari, setelan olahraga yang dikenakan Maduro langsung menjadi buruan.
“Sementara pemerintah memperdebatkan tanggapan mereka terhadap penangkapan Maduro dan para analis menguraikan implikasinya, pengguna media sosial fokus pada pakaian olahraga yang dikenakannya, yang dengan cepat terjual habis,” tulis media tersebut.
Warganet pun berspekulasi bahwa pakaian itu berasal dari lini Nike Tech Fleece, salah satu produk premium Nike yang dikenal dengan desain minimalis dan teknologi penghangat modern.
Spekulasi tersebut diperkuat setelah toko daring resmi Nike Spanyol menunjukkan beberapa ukuran setelan tersebut telah habis terjual.
Harga satu set atasan dan bawahan dibanderol sekitar €218, atau setara Rp 4,2 juta.
Menariknya, sejumlah media internasional juga melaporkan bahwa Maduro ditangkap dalam operasi mendadak saat masih tertidur.
Ia disebut sempat mengenakan piyama ketika pertama kali ditemukan aparat.
Namun, foto yang kemudian beredar luas justru menampilkan Maduro mengenakan setelan olahraga abu-abu.
Gambar inilah yang akhirnya memicu gelombang meme, parodi, dan perbincangan lintas negara.
Hingga kini, Nike belum memberikan pernyataan resmi atau klarifikasi terkait dugaan produk mereka yang dikenakan Maduro saat penangkapan.
Sejumlah pengamat menilai momen ini sarat simbolisme.
Maduro selama ini dikenal sebagai sosok yang vokal mengkritik Amerika Serikat dan kapitalisme Barat.
Ironisnya, ia justru tertangkap kamera mengenakan merek olahraga ikonik asal AS menjadi sebuah kontras yang tak luput dari perhatian publik global. (fin)
Editor : AA Arsyadani