Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Singapura Perketat Skrining Kesehatan Bandara Imbas Ancaman Salah Satu Virus Paling Berbahaya di Dunia

AA Arsyadani • Kamis, 29 Januari 2026 | 12:34 WIB
Ancaman virus Nipah membuat skrining bandara dan pengawasan pekerja migran diperketat.
Ancaman virus Nipah membuat skrining bandara dan pengawasan pekerja migran diperketat.

Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah Singapura memperketat skrining kesehatan di bandara menyusul meningkatnya kewaspadaan terhadap wabah virus Nipah (NiV) di India.

Otoritas setempat akan memberlakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi penumpang yang tiba dari wilayah terdampak serta meningkatkan pengawasan terhadap pekerja migran asal Asia Selatan.

Langkah tersebut diumumkan oleh Badan Pengendalian Penyakit Menular (Communicable Diseases Agency/CDA) pada Rabu (28/1), seiring pemantauan ketat terhadap situasi epidemiologis di India.

“Badan Pengendalian Penyakit Menular (CDA) memantau secara ketat wabah infeksi virus Nipah (NiV) di Benggala Barat, India. Ini merupakan wabah virus Nipah ketujuh di India sejak 2001 ... Kami akan menerapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara untuk penerbangan yang tiba dari daerah terdampak,” bunyi pernyataan resmi CDA.

Selain pemeriksaan di pintu masuk negara, Kementerian Tenaga Kerja Singapura (Ministry of Manpower/MOM) juga meningkatkan pengawasan kesehatan terhadap pekerja migran yang baru tiba.

“Kementerian Tenaga Kerja (MOM) juga meningkatkan pengawasan terhadap pekerja migran yang baru tiba dari Asia Selatan serta berkoordinasi dengan penyedia layanan kesehatan primer MOM untuk meningkatkan kewaspadaan,” lanjut pernyataan tersebut.

Langkah Tambahan Masih Mungkin Diterapkan

CDA menegaskan, Singapura tidak menutup kemungkinan untuk menerapkan langkah-langkah pengendalian tambahan apabila risiko epidemiologis terhadap negara tersebut meningkat.

Sementara itu, pada Selasa sebelumnya, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India membantah laporan yang menyebut adanya lima kasus virus Nipah di negara bagian Benggala Barat.

Otoritas India menyatakan bahwa hanya dua kasus yang telah dikonfirmasi secara resmi.

Virus Nipah Masuk Daftar Paling Berbahaya WHO

Di tingkat global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memasukkan virus Nipah sebagai salah satu virus paling berbahaya di dunia.

Hingga kini, virus tersebut belum memiliki pengobatan spesifik maupun vaksin.

Virus Nipah terutama ditularkan melalui kelelawar buah dan jenis kelelawar lainnya.

Penularan ke manusia umumnya terjadi akibat konsumsi buah yang terkontaminasi air liur hewan terinfeksi, serta melalui kontak dengan hewan peliharaan yang menjadi inang perantara. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#Singapura #who #wabah penyakit #kesehatan global #virus nipah