Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Konflik Timur Tengah Memanas, Kemlu Rilis Imbauan Darurat WNI: Simpan Paspor dan Lapor Diri!

Mizan Ahsani • Senin, 2 Maret 2026 | 13:40 WIB

Presiden RI dijadwalkan hadir dalam Upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta.
Presiden RI dijadwalkan hadir dalam Upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta.

Jawa Pos Radar Madiun - Memanasnya eskalasi konflik keamanan di kawasan Timur Tengah antara Iran dan Israel memicu kekhawatiran global.

Bagi masyarakat di Tanah Air, khususnya warga Madiun dan sekitarnya yang memiliki sanak saudara pekerja migran (PMI) maupun jemaah umrah di wilayah tersebut, perkembangan situasi ini tentu menjadi sorotan utama.

Merespons dinamika tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia melalui Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Perwakilan RI secara resmi mengeluarkan imbauan kewaspadaan tingkat tinggi bagi seluruh WNI di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Masa Transisi Iran: Presiden dan Dewan Wali Ambil Alih Tugas Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei

Langkah Antisipasi dari KBRI Riyadh

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh secara spesifik mengeluarkan arahan agar seluruh WNI di Arab Saudi dan sekitarnya tetap tenang namun tidak lengah. Ada beberapa langkah preventif yang wajib segera dilakukan oleh WNI:

Segera Lapor Diri: Pastikan data diri sudah terdaftar di laman resmi pemerintah Indonesia melalui portal Lapor Diri untuk memudahkan pelacakan dan evakuasi jika situasi memburuk.

Amankan Dokumen Vital: Siapkan dan simpan dokumen penting seperti paspor, iqama (izin tinggal), serta identitas lainnya dalam bentuk fisik maupun digital di tempat yang mudah dijangkau saat darurat.

Gabung Grup Koordinasi: WNI didorong untuk segera bergabung ke dalam grup WhatsApp resmi paguyuban WNI di wilayah masing-masing sebagai sarana pembaruan informasi yang cepat dan akurat.

Patuhi Otoritas Lokal: Hindari area rawan dan selalu patuhi protokol keamanan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat maupun KBRI.

Peringatan Penundaan Perjalanan

Selain bagi WNI yang menetap, Kemlu juga mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat Indonesia yang berencana melakukan perjalanan atau sekadar transit di kawasan Timur Tengah. Masyarakat diimbau untuk menunda seluruh agenda perjalanan yang tidak mendesak hingga situasi udara dan keamanan darat kembali kondusif. Bagi yang sudah memiliki tiket, segera hubungi pihak maskapai untuk memastikan status penjadwalan ulang (reschedule).

Baca Juga: Hotel Mewah di Dubai Terbakar Usai Serangan Iran, Rudal Dicegat di Sejumlah Negara Timur Tengah

Daftar Nomor Hotline Darurat WNI

Dalam kondisi terdesak, WNI atau keluarga di Indonesia dapat segera menghubungi pusat bantuan melalui nomor darurat berikut:

  • Direktorat PWNI Kemlu RI: +62 812-9007-0027

  • KBRI Riyadh (Arab Saudi): +966 569173990

  • KJRI Jeddah: +966 503609667

  • KBRI Abu Dhabi (UEA): +971 566156259

  • KJRI Dubai: +971 564170333 / +971 563322611

  • KBRI Doha (Qatar): +974 44657945 / 33322875

  • KBRI Amman (Yordania): +962 779150407

  • KBRI Tehran (Iran): +98 9914668845 / +98 9024668889

Pemerintah melalui Perwakilan RI terus memantau situasi secara real-time dan akan mengambil langkah taktis terukur demi menjamin keselamatan seluruh WNI di wilayah konflik. (*)

*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

Editor : Mizan Ahsani
#nomor hotline #wni #timur tengah #kbri #peringatan #iran #imbauan #kemlu #konflik #direktorat #imbas #darurat #antisipasi #israel