Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Prabowo Sampaikan Duka atas Gugurnya Ayatollah Ali Khamenei, Dubes Iran Ungkap Fakta di Balik Agresi AS-Israel

Mizan Ahsani • Jumat, 6 Maret 2026 | 10:06 WIB

Warga berkumpul untuk upacara pemakaman massal bagi siswa dan anggota staf yang tewas dalam serangan Amerika Serikat-Israel terhadap sekolah di Minab, provinsi Hormozgan, Iran, Selasa (3/3/2026).
Warga berkumpul untuk upacara pemakaman massal bagi siswa dan anggota staf yang tewas dalam serangan Amerika Serikat-Israel terhadap sekolah di Minab, provinsi Hormozgan, Iran, Selasa (3/3/2026).

Jawa Pos Radar Madiun - Presiden Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Diketahui, Khamenei gugur akibat serangan militer pada awal Maret 2026.

Pesan simpati ini disampaikan melalui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan diserahkan langsung oleh Menlu Sugiono kepada Duta Besar Iran di Jakarta.

Langkah diplomatik ini dilakukan saat dunia sedang menyoroti eskalasi besar yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026: Korlantas Polri Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional untuk Urai Kemacetan

1. Alasan Serangan Militer AS karena Dalih Senjata Nuklir

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa operasi militer besar-besaran di Iran diluncurkan untuk meniadakan ancaman pengembangan senjata nuklir.

Namun, klaim ini dibantah keras oleh pihak Iran.

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan bahwa tuduhan tersebut hanyalah dalih untuk melegitimasi pembunuhan pemimpin mereka.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Terbitkan PMK 13/2026, Atur Teknis Pembayaran Gaji ke-13 dan THR ASN TNI Polri serta Pensiunan

2. Kontradiksi Fatwa Haram Nuklir vs Tuduhan Barat

Terdapat fakta krusial yang diabaikan dalam narasi agresi militer tersebut. Ayatollah Ali Khamenei selama hidupnya telah mengeluarkan fatwa yang melarang keras penggunaan senjata nuklir.

Khamenei padahal telah memfatwakan bahwa penyimpanan, produksi, maupun penggunaan senjata nuklir adalah haram.

Seluruh aktivitas nuklir Iran ditegaskan berada di bawah pantauan ketat Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

Selain kantor pemimpin agung, serangan AS-Israel dilaporkan juga menyasar fasilitas sipil, termasuk sebuah sekolah dasar khusus perempuan.

Baca Juga: Besaran Zakat Fitrah 2026 Madiun, Ponorogo, Ngawi, Magetan, Pacitan dan Cara Bayar Online via Website Baznas

3. Profil Ali Khamenei di Mata Diplomat Iran

Di usianya yang ke-86, Ali Khamenei dikenang sebagai figur yang konsisten melawan hegemoni kekerasan dan ekstremisme.

Boroujerdi menyebut Khamenei sebagai pemimpin yang mengedukasi umat Muslim untuk bersikap tegas terhadap rezim Zionis demi martabat umat.

"Beliau pemimpin yang tidak pernah tersenyum kepada rezim Zionis. Beliau percaya bahwa untuk menjadi umat yang mulia, Muslim harus bersikap tegas berhadapan dengan Zionis," ujarnya.

Baca Juga: Di Hadapan 160 Ulama, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari Dewan Perdamaian Gaza

4. Eskalasi Konflik dari Serangan 2025 hingga Balasan Rudal 2026

Konflik Maret 2026 ini merupakan puncak dari ketegangan yang sudah terjadi sejak tahun sebelumnya.

Pada Juni 2025, Israel dan AS melancarkan serangan pertama ke Iran.

Lalu pada 28 Februari 2026, agresi militer besar yang merenggut nyawa Khamenei.

Kemudian di bulan Maret 2026, Iran meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Situasi ini menjadi ironis karena eskalasi terjadi tepat di tengah berlangsungnya perundingan nuklir di Jenewa yang dimediasi oleh Oman.

Baca Juga: Taspen Resmi Cairkan THR Pensiunan 2026 untuk 3,2 Juta Penerima, Ini Rincian Komponennya

Dampak Geopolitik bagi Indonesia

Penyampaian surat dukacita oleh Presiden Prabowo bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis.

Pertama menjaga stabilitas hubungan, menegaskan persahabatan Indonesia-Iran di tengah tekanan global.

Kedua penghormatan diplomatik. Indonesia mengakui pengaruh besar Khamenei dalam politik internasional.

ketiga, menunjukkan sikap empati sekaligus posisi Indonesia yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan perdamaian dunia. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#pemimpin tertinggi iran #ali khamenei #nuklir #geopolitik #iran #konflik #konflik timur tengah #prabowo subianto #profil #as #presiden #israel