Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Gantikan Ayatollah Ali Khamenei

AA Arsyadani • Senin, 9 Maret 2026 | 14:44 WIB

Mojtaba Khamenei resmi menggantikan ayahnya sebagai Pemimpin Tertinggi di tengah ancaman AS dan Israel.
Mojtaba Khamenei resmi menggantikan ayahnya sebagai Pemimpin Tertinggi di tengah ancaman AS dan Israel.

Jawa Pos Radar Madiun - Iran memasuki babak baru dalam kepemimpinannya.

Mojtaba Khamenei resmi ditetapkan sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan udara beberapa waktu lalu.

Penetapan Mojtaba diumumkan oleh media pemerintah Iran pada Senin (9/3). Dengan keputusan tersebut, ia menjadi Pemimpin Tertinggi Iran ketiga sejak Revolusi Islam 1979.

Mojtaba yang kini berusia 56 tahun diperkirakan akan melanjutkan garis politik ayahnya, termasuk sikap keras terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.

Ditunjuk Majelis Ahli

Menurut laporan media pemerintah Iran, Mojtaba Khamenei dipilih melalui mufakat Majelis Ahli Iran, lembaga beranggotakan 88 ulama yang memiliki kewenangan menentukan dan mengawasi Pemimpin Tertinggi negara tersebut.

Jabatan Pemimpin Tertinggi di Iran merupakan posisi paling berpengaruh dalam sistem politik negara itu. Pemegang jabatan ini memiliki kekuasaan besar atas lembaga negara, mulai dari eksekutif, legislatif, hingga yudikatif.

Selain itu, Pemimpin Tertinggi juga memiliki kewenangan menentukan kebijakan strategis nasional, termasuk terkait program nuklir Iran dan arah politik luar negeri negara tersebut.

Tak lama setelah pengumuman itu, Korps Garda Revolusi Islam menyatakan dukungannya kepada Mojtaba sebagai pemimpin baru Iran.

Duka Besar di Keluarga Khamenei

Penunjukan Mojtaba terjadi di tengah tragedi besar yang menimpa keluarganya. Ayahnya, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan udara yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.

Serangan tersebut juga menewaskan istrinya, Zahra Haddad-Adel, yang merupakan putri dari politikus konservatif Iran Gholam-Ali Haddad-Adel, mantan ketua parlemen Iran.

Selain itu, Mojtaba juga kehilangan ibunya, saudara perempuan, ipar, hingga sejumlah keponakan dalam serangan yang menargetkan kompleks kediaman keluarga Khamenei di Teheran.

Meski selamat dari serangan tersebut, tragedi itu meninggalkan luka mendalam bagi keluarga Khamenei.

Profil Mojtaba Khamenei

Mojtaba Khamenei lahir pada 8 September 1969 di Mashhad, kota besar di timur laut Iran yang dikenal sebagai salah satu pusat keagamaan utama negara tersebut.

Ia merupakan putra kedua dari Ali Khamenei dan cucu dari ulama terkemuka Iran, Sayyed Javad Khamenei.

Sejak kecil, Mojtaba tumbuh di tengah dinamika politik Iran. Ia menyaksikan langsung perjalanan ayahnya dari tokoh Revolusi Islam, kemudian menjadi presiden Iran, hingga akhirnya menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi sejak 1989.

Pengalaman itu membuat Mojtaba dikenal dekat dengan lingkaran elite politik dan militer Iran.

Suksesi di Tengah Ancaman Geopolitik

Transisi kepemimpinan ini berlangsung dalam situasi yang sangat tegang. Iran saat ini berada di tengah konflik terbuka dengan Israel dan tekanan dari Amerika Serikat.

Bahkan, pejabat Israel secara terbuka melontarkan ancaman terhadap pemimpin baru Iran.

Israel Katz, yang menjabat sebagai Kepala Pertahanan Israel, mengatakan siapa pun pemimpin Iran yang melanjutkan kebijakan permusuhan terhadap Israel akan menjadi target.

“Setiap pemimpin yang dipilih oleh rezim Iran untuk melanjutkan rencana penghancuran Israel, mengancam Amerika Serikat, dunia bebas dan negara-negara di kawasan, serta menindas rakyat Iran, akan menjadi target pasti untuk dibunuh, apa pun namanya dan di mana pun ia bersembunyi.”

Ancaman tersebut menunjukkan betapa berat tantangan yang akan dihadapi Mojtaba Khamenei. Ia kini berada di pusat pusaran konflik geopolitik yang tidak hanya melibatkan Iran, tetapi juga kekuatan besar dunia.

Dengan situasi kawasan yang semakin memanas, kepemimpinan Mojtaba Khamenei diprediksi akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah masa depan Timur Tengah. (fin) 

Editor : AA Arsyadani
#mojtaba khamenei pemimpin tertinggi iran #Korps Garda Revolusi Islam Iran #ayatollah ali khamenei #iran #Mojtaba Khamenei jadi pemimpin iran #Mojtaba Khamenei Terpilih #konflik timur tengah #Mojtaba Khamenei