Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kekuatan Komputer Kuantum China Masuki Era Baru, Kini Dilengkapi Kecerdasan Buatan

Satrio Jati • Kamis, 23 April 2026 | 12:13 WIB
Komputer kuantum superkonduktor di Konvensi Manufaktur Dunia 2024 di Hefei, Provinsi Anhui, China. (ANTARA)
Komputer kuantum superkonduktor di Konvensi Manufaktur Dunia 2024 di Hefei, Provinsi Anhui, China. (ANTARA)

Jawa Pos Radar Madiun - China kembali mencatatkan sejarah di bidang teknologi tinggi dengan melengkapi komputer kuantum superkonduktor generasi ketiga mereka, "Origin Wukong", dengan kemampuan kecerdasan buatan (AI).

Integrasi strategis ini menandai transisi penting dari sekadar teknologi yang dapat digunakan menjadi sistem yang lebih ramah bagi pengguna di seluruh dunia.

Kehadiran kemampuan AI dalam komputer kuantum China ini memungkinkan kekuatan hitung yang sangat besar untuk terintegrasi secara sistematis ke dalam ekosistem aplikasi cerdas untuk pertama kalinya.

Langkah ini diharapkan mampu mendobrak hambatan daya komputasi tradisional melalui sinergi antara teknologi kuantum dan model kecerdasan buatan.

Direktur Laboratorium Utama Cip Komputasi Kuantum Provinsi Anhui, Guo Guoping, menekankan bahwa kolaborasi kedua teknologi ini adalah kunci masa depan.

"Penggabungan komputasi kuantum dan AI merupakan arah penting bagi revolusi komputasi generasi berikutnya. Sifat saling melengkapi di antara keduanya memberikan cara baru untuk menembus hambatan daya komputasi tradisional dan keterbatasan teknologi," ujar Guo Guoping dalam keterangannya.

Baca Juga: Misi Ambisius Malut United, Tumbangkan Persebaya Jadi Target yang Pertama

Sebagai bagian dari fasilitas baru ini, tim peneliti meluncurkan alat inovatif seperti Origin Brain yang berfungsi sebagai model besar pengetahuan kuantum untuk melayani para pengembang.

Selain itu, layanan QPanda3 Runtime MCP diperkenalkan agar pengguna dapat memberikan tugas melalui dialog alami, sehingga penggunaan komputer kuantum menjadi jauh lebih sederhana.

Sejak diluncurkan pada Januari 2024, Origin Wukong yang memiliki kapasitas 72-qubit ini telah melayani lebih dari 47 juta kunjungan dari 163 negara.

Prestasi ini membuktikan bahwa China telah berhasil membangun infrastruktur komputasi canggih yang dapat diakses dan dikirimkan (deliverable) secara stabil kepada komunitas sains global.

Tim peneliti kini tengah memfokuskan pengembangan pada eksplorasi algoritma hibrida kuantum-AI untuk berbagai sektor strategis seperti keuangan, tenaga listrik, hingga industri berat.

Fokus utama ke depan adalah memberikan dukungan pengambilan keputusan yang lebih presisi dan efisien melalui pengolahan data berskala besar yang tidak mampu dilakukan komputer biasa.

Evolusi teknologi ini menunjukkan ambisi besar China dalam memimpin revolusi informasi generasi berikutnya dengan menciptakan alat yang lebih mudah dioperasikan namun tetap sangat bertenaga. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#komputer kuantum #ai #china #Teknologi #kecerdasan buatan