Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Misi Bersejarah Donald Trump ke China: Bawa Rombongan Bos Apple hingga Elon Musk, Bahas Iran dan Taiwan

Mizan Ahsani • Selasa, 12 Mei 2026 | 14:30 WIB
Presiden Amerika Serikat dan Presiden China (okezone)
Presiden Amerika Serikat dan Presiden China (okezone)

Jawa Pos Radar Madiun - Di tengah gentingnya situasi geopolitik global, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan bersejarah ke China pada 13 hingga 15 Mei 2026.

Kunjungan yang memenuhi undangan langsung dari Presiden Xi Jinping ini menjadi momen penting, mengingat ini adalah lawatan pertama Presiden AS ke Negeri Tirai Bambu dalam sembilan tahun terakhir.

Trump menyebut agenda ini sebagai "kunjungan yang sangat bermakna secara simbolis", terlebih di tengah gencatan senjata AS-Iran yang rapuh serta blokade Selat Hormuz yang memicu lonjakan harga energi.

Baca Juga: Menegangkan! Pesawat Garuda Berputar 4,5 Jam di Langit India Gegara Uji Coba Rudal Agni-6

Bawa Rombongan Elite CEO Dunia

Menariknya, dalam lawatan kenegaraan kali ini, Trump tidak datang sendiri.

Ia memboyong delegasi bisnis yang terdiri dari para petinggi perusahaan raksasa AS untuk mendampingi pertemuan bilateral tersebut. Beberapa nama besar yang dipastikan ikut serta dalam rombongan antara lain:

Elon Musk: CEO Tesla dan tokoh teknologi dunia.

Tim Cook: CEO Apple.

Larry Fink: CEO BlackRock.

Kelly Ortberg: CEO Boeing.

Petinggi Finansial & Teknologi: CEO Citigroup Jane Fraser, CEO Goldman Sachs David Solomon, CEO Mastercard Michael Miebach, CEO Visa Ryan McInerney, CEO Qualcomm Cristiano Amon, hingga CEO Blackstone Stephen Schwarzman.

Meski demikian, ada beberapa nama besar yang absen.

CEO Cisco Chuck Robbins terpaksa batal hadir karena jadwal laporan keuangan, sementara CEO Nvidia Jensen Huang justru tidak masuk dalam daftar undangan, bersama dengan perusahaan raksasa lain seperti General Motors, Disney, dan Alphabet.

Baca Juga: Reuni Epik! BLACKPINK Tampil Full Team Guncang Karpet Merah Met Gala 2026

Agenda Krusial: Dari Iran hingga Senjata Nuklir

Pertemuan tingkat tinggi antara Trump dan Xi Jinping yang dijadwalkan pada Kamis (14/5) ini akan membahas deretan isu krusial yang tengah memanas, di antaranya.

Konflik Iran
Trump diperkirakan akan menekan China yang memiliki hubungan dekat dengan Iran untuk mendorong negara tersebut membuat kesepakatan damai dengan AS guna mengakhiri konflik.

Status Taiwan
Xi Jinping kemungkinan besar akan mengangkat isu Taiwan, merespons dukungan dan pasokan senjata AS ke wilayah yang diklaim Beijing sebagai bagian dari kedaulatan China.

Kecerdasan Buatan (AI) & Nuklir
Pembahasan regulasi AI dan wacana kontrol senjata nuklir. Meski begitu, pihak Beijing sebelumnya telah mengisyaratkan keengganannya untuk membahas pembatasan persenjataan nuklir saat ini.

Baca Juga: Mencekam! Roda Pesawat Boeing 767 United Airlines Tabrak Tiang Lampu dan Truk di Jalan Raya AS

Peluang Kesepakatan Ekonomi Raksasa

Di luar urusan politik, kunjungan ini membawa angin segar bagi kerja sama ekonomi.

Kedua negara diproyeksikan akan menyepakati forum baru untuk memfasilitasi perdagangan dan investasi bersama.

Pihak China bahkan diperkirakan siap mengumumkan kesepakatan pembelian besar-besaran terkait pesawat Boeing, produk pertanian, hingga sektor energi dari Amerika Serikat.

"Sangat penting melihat adanya keterlibatan antara dua kekuatan ekonomi besar dunia. Kita semua membutuhkan hubungan itu tetap berlangsung," tegas CEO Citigroup, Jane Fraser.

Pertemuan ini menjadi kelanjutan dari dialog puncak mereka di Korea Selatan pada Oktober tahun lalu, di mana AS dan China sempat sepakat untuk menghentikan sementara perang dagang tarif dan pembatasan ekspor mineral penting.(*)

*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

Editor : Mizan Ahsani
#Tim Cook #elon musk #Presiden AS #china #donald trump