Jawa Pos Radar Madiun - Hamas memutuskan mundur dari Jalur Gaza, Palestina.
Dilansir Reuters, Hamas menyatakan telah membubarkan pemerintahan de facto di Gaza dan siap menyerahkannya ke sebuah komite nasional.
"Hamas telah mengambil langkah baru dengan tidak lagi bertanggung jawab atas Jalur Gaza," kata jubir Hamas, Hazem Qassem.
Baca Juga: Komdigi Sebut Verifikasi Biometrik Belum Diwajibkan bagi Pemilik Nomor HP Lama
Hamas memimpin pemerintahan di Gaza sejak memegang kendali wilayah tersebut dari Fatah pada 2007 atau hampir dua dekade lalu.
Hamas merupakan kelompok nasionalis Islamis yang bertekad mendirikan negara Palestina merdeka.
Selama berkuasa, Hamas menjadi kelompok yang paling keras menentang Israel.
Baca Juga: Kabur Sepekan dari Lapas Madiun, Napi Kasus Pemalsuan Dokumen Ditangkap di Pati
Sementara itu, kubu Israel merespons dingin langkah Hamas tersebut.
Mereka menganggap itu sebagai akal-akalan yang tidak memiliki signifikansi praktis selama anggota Hamas tetap berada di posisi mereka.
Sejumlah pejabat Israel meragukan apakah transisi itu akan benar-benar mengubah realitas kekuasaan di Gaza atau sekadar perubahan bentuk tanpa substansi.
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto