Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Duka di Gaza, Relawan Penyelenggara Nonton Bareng Piala Dunia Tewas dalam Serangan

Tim Content Writer Radar Madiun • Jumat, 10 Juli 2026 | 14:02 WIB
Warga Palestina menyaksikan siaran langsung pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Argentina dan Mesir di Nuseirat, Gaza tengah, pada 7 Juli 2026. (Aljazeera)
Warga Palestina menyaksikan siaran langsung pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Argentina dan Mesir di Nuseirat, Gaza tengah, pada 7 Juli 2026. (Aljazeera)

Jawa Pos Radar Madiun - Di tengah keterbatasan akibat konflik berkepanjangan, pertandingan Piala Dunia sempat menghadirkan ruang bagi warga Gaza untuk berkumpul dan melupakan situasi yang mereka hadapi.

Namun suasana itu berubah menjadi duka setelah seorang relawan kemanusiaan yang dikenal sebagai penggagas kegiatan nonton bareng pertandingan dilaporkan meninggal dalam sebuah serangan.

Peristiwa tersebut kembali menyoroti risiko yang dihadapi para pekerja kemanusiaan di wilayah konflik sekaligus dampaknya terhadap masyarakat sipil. 

Relawan Kemanusiaan Dilaporkan Meninggal

Mohammed al-Wahidi, pejabat hubungan masyarakat Komite Bantuan Mesir di Gaza, dilaporkan meninggal setelah sebuah serangan mengenai kendaraan yang ditumpanginya di kawasan Sabra, Gaza City, menjelang pertandingan Piala Dunia antara Mesir dan Argentina.

Selain dirinya, tiga orang lain juga dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut, termasuk dua anak yang berada di sekitar lokasi. 

Baca Juga: Baru Satu Laga, Langsung Jadi Top Scorer Sepanjang Masa Timnas Prancis

Al-Wahidi dikenal aktif mengoordinasikan distribusi bantuan kemanusiaan sekaligus menyelenggarakan layar bersama pertandingan Piala Dunia agar warga Gaza dapat menikmati hiburan di tengah situasi sulit. 

Kegiatan Nonton Bareng Jadi Pelepas Penat

Layar bersama pertandingan sepak bola menjadi salah satu bentuk hiburan yang mempertemukan warga di berbagai titik Gaza.

Dengan memanfaatkan generator listrik dan layar sederhana, masyarakat dapat menyaksikan pertandingan yang menjadi perhatian dunia.

Inisiatif tersebut disebut memberikan ruang bagi anak-anak maupun keluarga untuk berkumpul sejenak dan mengalihkan perhatian dari kondisi sehari-hari akibat konflik. 

Berbagai Pihak Sampaikan Respons

Menurut laporan, militer Israel menyatakan serangan tersebut ditujukan kepada seorang anggota Hamas dan menyebut Mohammed al-Wahidi bukan target yang dimaksud.

Pihak militer juga menyatakan insiden tersebut sedang ditinjau lebih lanjut. 

Sementara itu, organisasi kemanusiaan dan sejumlah pihak menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya al-Wahidi serta menyoroti tantangan yang dihadapi para pekerja bantuan dalam menjalankan tugas di wilayah konflik. 

Baca Juga: Palworld Capai Versi 1.0, Developer Beri Hadiah untuk Pemain dengan Harga Tetap

Penyelidikan dan Situasi Kemanusiaan

Insiden ini terjadi ketika kondisi kemanusiaan di Gaza masih menjadi perhatian internasional.

Upaya penyaluran bantuan dan perlindungan terhadap warga sipil terus menjadi isu penting di tengah berlangsungnya konflik dan proses diplomatik yang masih berjalan. 

Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat bahwa aktivitas sosial dan kemanusiaan di daerah konflik menghadapi tantangan besar, sementara masyarakat setempat tetap berusaha mempertahankan ruang-ruang kebersamaan di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih.  (*)

*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
#bantuan kemanusiaan #gaza #konflik Israel Palestina #Piala Dunia 2026