Jawa Pos Radar Madiun - Fenomena astronomi langka diprediksi bakal terjadi di Arab Saudi, khususnya Makkah, pada 2 Agustus 2027.
Yakni, gerhana matahari total terlama di abad ini.
Arabia Weather melaporkan, saat gerhana matahari total berlangsung, sinar matahari di Makkah diperkirakan akan menghilang sepenuhnya selama sekitar 5 menit.
Baca Juga: Bursa Transfer Persija di Super League: Resmi Boyong Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka
Selain Makkah, gerhana matahari total juga bisa disaksikan di Jeddah. Taif, Abha, Jazan, dan Al-Bahar.
"Ini adalah kesempatan seumur hidup untuk menyaksikan salah satu pertunjukan alam paling dramatis dan langka," kata Emily Lawson, astronom dan pengamat gerhana, dikutip dari Floo Bits.
“Proses mulai dari redupnya cahaya hingga totalitas memberikan perspektif unik tentang dunia kita dan tata surya,” inbuhnya.
Baca Juga: Setelah Gencatan Senjata Berakhir: Trump Perintahkan Serangan Baru, Iran Bereaksi Keras di PBB
Demi keselamatan pengamatan, warga yang hendak melihat gerhana tersebut disarankan memakai kacamata khusus.
Kacamata tersebut harus memenuhi standar internasional ISO 12312-2.
Kacamata jenis itu ribuan kali lebih gelap dari kacamata hitam biasa.
Menurut catatan, sebelumnya gerhana matahari terlama terjadi di Amerika Utara pada April 2024 yakni selama 4 menit 28 detik.
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto