Ilmuwan Rekam Momen Langka, Orca Hantam Ikan Matahari Hingga Meledak di Laut

Tim Content Writer Radar Madiun • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 17:00 WIB
Orcas swim near whale watching boats in January 2024 off the coast of Huntington Beach, California. (CNN)
Orcas swim near whale watching boats in January 2024 off the coast of Huntington Beach, California. (CNN)

Jawa Pos Radar Madiun - Laut lepas di pesisir Meksiko menyimpan pemandangan yang mengejutkan para peneliti.

Di bawah permukaan air, sekelompok orca bekerja sama mengejar seekor ikan matahari raksasa.

Namun, alih-alih langsung memangsanya, salah satu orca melesat dengan kecepatan tinggi dan menghantam tubuh mangsanya hingga hancur berkeping-keping.

Momen langka yang terekam kamera itu kini membuka wawasan baru tentang perilaku predator laut tersebut.

Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Ethology mengungkap strategi berburu yang sebelumnya belum pernah didokumentasikan.

Para ilmuwan menduga teknik tersebut dapat membantu orca berbagi makanan, memperkuat ikatan sosial, atau bahkan sekadar menjadi bentuk permainan.

Perilaku Baru Orca Terekam di Perairan Meksiko

Dua kejadian serupa berhasil direkam sepanjang 2024 dan 2025 di Samudra Pasifik Meksiko serta Teluk California.

Dalam kedua peristiwa tersebut, sekelompok orca (Orcinus orca) terlihat bekerja sama saat menghadapi sharptail sunfish (Masturus lanceolatus), salah satu ikan bertulang terberat di dunia.

Penulis utama penelitian, Kathryn Ayres, mengaku terkejut saat pertama kali menyaksikan kejadian tersebut.

“I filmed the first event several years ago and couldn’t believe what I was witnessing,” said lead study author Kathryn Ayres.

Ayres merekam peristiwa itu pada 29 Juli 2024 saat menyelam sebagai pemandu wisata laut di dekat San José del Cabo, Baja California Sur, Meksiko.

Baca Juga: Galaxy Z Fold 8 Ultra Unjuk Gigi: Usung Kamera 200 MP, Bodi Tipis Hanya 4,1 Milimeter

Strategi Berburu Dilakukan Secara Berkelompok

Rekaman video menunjukkan orca menggunakan teknik berburu yang sangat terkoordinasi.

Salah satu orca lebih dulu menggigit dan menahan ekor ikan matahari agar tidak bisa melarikan diri.

Sesaat sebelum tabrakan terjadi, orca tersebut melepaskan mangsanya, sementara orca lain meluncur dengan kecepatan tinggi dan menghantam tubuh ikan menggunakan seluruh bobotnya.

Benturan keras itu membuat tubuh ikan matahari pecah menjadi banyak bagian yang kemudian dimakan oleh orca dewasa maupun anak-anak.

Ayres mengatakan hasil benturan tersebut berbeda dari apa pun yang pernah ia lihat sebelumnya.

“What was unique in this case was the outcome,” Ayres said. “Seeing the sunfish fragment into countless pieces was unlike anything I had encountered before.”

Temuan Ini Belum Pernah Didokumentasikan

Menurut peneliti, orca memang dikenal memiliki berbagai teknik berburu yang berbeda tergantung jenis mangsa dan wilayah tempat mereka hidup.

Namun, perilaku menghantam ikan hingga tubuhnya hancur belum pernah dilaporkan sebelumnya.

Direktur Orca Behavior Institute, Monika Wieland Shields, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, menyebut temuan ini sebagai perilaku baru.

“I have never heard of anything similar to this occurring, so it is indeed a newly documented behavior as far as I know,” Shields told CNN.

Ia memperkirakan penelitian lanjutan masih akan menemukan berbagai teknik berburu unik lainnya dari populasi orca di berbagai belahan dunia.

Baca Juga: Hattrick! Tiga Tahun Beruntun SMKN 1 Mejayan Juara Lomba Inovasi dan Teknologi Kabupaten Madiun

Mengapa Orca Melakukan Hal Ini?

Para peneliti mengajukan beberapa kemungkinan mengenai alasan di balik perilaku tersebut.

Dengan menghancurkan tubuh ikan menjadi potongan-potongan kecil, anak-anak orca dapat lebih mudah memperoleh bagian makanan.

Selain itu, berbagi makanan juga diketahui menjadi salah satu cara orca mempererat hubungan sosial dalam kelompoknya.

Namun, para ilmuwan juga tidak menutup kemungkinan bahwa tindakan tersebut dilakukan semata-mata sebagai bentuk permainan.

Sebelumnya, orca diketahui memiliki berbagai perilaku unik, seperti:

Monika Shields menjelaskan:

“In many of these cases there doesn’t seem to be a functional reason for these behaviors other than play.”

Ayres juga menemukan bahwa organ dalam ikan matahari tampaknya telah dimakan sebelum tubuhnya dihancurkan.

“They had already consumed the sunfish’s internal organs, which are the most nutrient-rich parts of the prey,” Ayres told CNN.

Karena bagian paling bergizi sudah lebih dulu dimakan, ia menduga proses menghancurkan tubuh ikan kemungkinan “could have just been for fun.”

Baca Juga: Gandeng BTPN Syariah, SMKN 1 Geger Luncurkan Program Kelas Industri

Struktur Tubuh Ikan Matahari Diduga Berperan

Peneliti menduga bentuk tubuh sharptail sunfish yang pipih membuat ikan tersebut lebih mudah pecah ketika menerima benturan berkecepatan tinggi.

Namun, Ayres menegaskan bahwa dugaan tersebut masih berupa hipotesis dan membutuhkan penelitian lebih lanjut.

“We haven’t seen this type of prey fragmentation described in other sunfish species,” she said.

Karena itu, para ilmuwan masih perlu memastikan apakah perilaku tersebut berkaitan dengan anatomi ikan matahari, kebiasaan berburu populasi orca tertentu, atau kombinasi keduanya.

Penelitian Buka Wawasan Baru tentang Kecerdasan Orca

Temuan ini kembali menunjukkan tingginya kecerdasan dan kemampuan kerja sama orca saat berburu.

Selain memperlihatkan strategi yang kompleks, penelitian tersebut juga mengindikasikan bahwa predator laut ini memiliki perilaku sosial yang jauh lebih beragam daripada yang selama ini diketahui.

Dengan semakin banyaknya observasi menggunakan kamera bawah laut, para ilmuwan berharap dapat mengungkap lebih banyak lagi perilaku unik orca yang belum pernah terdokumentasikan sebelumnya. (*)

*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
Sumber : CNN
Paus Pembunuh Ikan Matahari Penelitian Hewan Sains Terbaru orca