Jawa Pos Radar Madiun - Suara khasnya pernah mengiringi kisah cinta sederhana yang menyentuh jutaan penonton di seluruh dunia.
Dari jalanan Dublin hingga panggung Oscar, perjalanan Glen Hansard menjadi bukti bahwa mimpi bisa lahir dari tempat yang paling sederhana.
Kini, musisi sekaligus aktor asal Irlandia itu telah berpulang, meninggalkan warisan musik yang dikenang lintas generasi.
Penyanyi, penulis lagu, sekaligus aktor asal Irlandia Glen Hansard meninggal dunia pada usia 56 tahun setelah mengalami kecelakaan sepeda motor di kawasan Lucan, pinggiran Dublin, Rabu (29/7) dini hari waktu setempat.
Kepolisian Irlandia menyatakan korban sempat mendapatkan penanganan medis di lokasi kejadian.
Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan ia meninggal tidak lama kemudian.
Musisi yang Melambung Lewat Film Once
Nama Glen Hansard dikenal luas berkat film musikal romantis Once yang dirilis pada 2007.
Dalam film tersebut, ia beradu akting dengan musisi asal Ceko, Markéta Irglová, sebagai dua musisi yang berjuang meraih mimpi di Dublin.
Keduanya juga menciptakan lagu Falling Slowly, yang sukses meraih Academy Award (Oscar) untuk Best Original Song.
Lagu tersebut kemudian menjadi salah satu soundtrack paling ikonik dalam sejarah film musikal.
Kesuksesan Once berlanjut ketika kisahnya diadaptasi menjadi pertunjukan musikal Broadway pada 2011.
Produksi tersebut meraih delapan penghargaan Tony Awards dari sebelas nominasi.
Baca Juga: Duka Dunia Film, Bintang Muda 'Godzilla' Kaylee Hottle Meninggal dalam Kecelakaan di Usia 18 Tahun
Karier Bersama The Frames
Sebelum dikenal dunia lewat Once, Hansard lebih dulu membangun namanya sebagai vokalis band folk-rock The Frames.
Band tersebut merilis enam album studio, termasuk Burn the Maps yang berhasil menduduki puncak tangga lagu Irlandia pada 2004.
Perjalanan karier The Frames tidak selalu mulus. Setelah album perdana dirilis pada 1991, label rekaman mereka memutuskan menghentikan kerja sama.
Namun band tersebut terus berkembang hingga akhirnya meraih popularitas besar di Irlandia.
Pernyataan Keluarga
Melalui perwakilannya, keluarga Hansard meminta publik menghormati privasi mereka di tengah duka mendalam.
"Glen’s family is deeply shocked and heartbroken by this tragic loss and respectfully requests privacy at this extremely difficult time.
The family is grateful for the support they have received and wishes to thank the emergency services who attended the scene. As this matter remains the subject of an active Garda investigation, no further comment will be made at this time."
Penghormatan dari Pemerintah Irlandia
Menteri Kebudayaan Irlandia, Patrick O'Donovan, turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian Hansard.
"Few artists made as big an impact on modern Irish storytelling … Hansard consistently poured passion and vulnerability into every note. His impact will last generations in Irish music, even as his life has ended far too soon."
Baca Juga: Sosok Ayah Muda yang Tewas Ditembak Agen ICE, Kisahnya Mengundang Duka
Dari Pengamen Jalanan hingga Peraih Oscar
Perjalanan hidup Hansard menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia memulai karier sebagai pengamen di jalanan Dublin setelah memutuskan keluar dari sekolah.
Di usia remaja, ia membentuk The Frames. Nama band tersebut terinspirasi dari hobinya memperbaiki rangka sepeda di halaman belakang rumah.
Selain bermusik, Hansard sempat tampil dalam film The Commitments (1991). Namun, Once menjadi karya yang benar-benar mengubah hidupnya.
Film berbiaya rendah itu berhasil meraup pendapatan lebih dari 20 juta dolar AS di seluruh dunia, sementara lagu Falling Slowly tak hanya memenangkan Oscar, tetapi juga masuk nominasi Grammy Awards.
Tetap Bermusik hingga Akhir Hayat
Selepas kesuksesan Once, Hansard lebih fokus pada karier solo. Ia merilis lima album solo sejak 2012, sembari sesekali kembali tampil bersama The Frames dan proyek musik The Swell Season bersama Markéta Irglová.
Pada 2025, keduanya kembali merilis album Forward, beberapa tahun setelah sempat berpisah sebagai pasangan.
Di luar panggung musik, Hansard dikenal aktif menggalang dana bagi tunawisma dengan rutin kembali mengamen di Grafton Street, Dublin setiap tahun.
Hansard meninggalkan seorang istri, penyair asal Finlandia Maire Saaritsa, serta putra mereka yang masih berusia tiga tahun, Christy.
Dalam sebuah wawancara pada 2023, ia pernah menggambarkan bagaimana menjadi ayah mengubah cara pandangnya terhadap hidup.
"For 52 years I was the most important person in my own life, and then suddenly I got a complete perspective shift, and I’m absolutely loving it."
Kepergian Glen Hansard menjadi kehilangan besar bagi dunia musik dan perfilman.
Karya-karyanya, terutama Falling Slowly dan Once, diperkirakan akan terus dikenang sebagai bagian penting dari sejarah musik dan sinema modern. (*)
*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar MadiunSumber : The Guardian