Jawa Pos Radar Madiun - Gelombang panas kembali menyelimuti sejumlah negara di Eropa dan memaksa berbagai pihak mencari cara untuk mengurangi dampaknya.
Di Republik Ceko, Kebun Binatang Praha mengambil langkah unik dengan menyediakan berton-ton es bagi para satwa agar tetap nyaman menghadapi suhu yang diperkirakan mencapai 38 derajat Celsius.
Langkah tersebut menjadi salah satu upaya adaptasi terhadap cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim.
Beruang kutub menjadi penghuni kebun binatang yang paling menikmati perlakuan khusus tersebut.
Beruang Kutub Bermain Sambil Mendinginkan Tubuh
Dua beruang kutub kembar bernama Aleut dan Gregor langsung berguling-guling di atas hamparan bongkahan es begitu memasuki area luar kandang mereka pada Kamis (30/7).
Es tidak hanya membantu menurunkan suhu tubuh, tetapi juga menjadi sarana stimulasi yang membuat aktivitas mereka lebih bervariasi.
Juru bicara Kebun Binatang Praha, Filip Mašek, menjelaskan bahwa penyediaan es memberikan manfaat ganda bagi satwa.
"The bears cool off with it and at the same time it's an enrichment of their life in the zoo."
Aleut dan Gregor lahir di Kebun Binatang Nuremberg, Jerman, sekitar 16 tahun lalu.
Meski telah lama hidup di Eropa, suhu tinggi yang kini semakin sering terjadi tetap menjadi tantangan sehingga mereka membutuhkan perlakuan khusus saat musim panas.
Baca Juga: Korupsi Proyek Banjir Pacitan, Kontraktor Dituntut 4,5 Tahun, Konsultan 1,5 Tahun
Cuaca Ekstrem Datang Lebih Cepat dari Perkiraan
Program penyediaan es sebenarnya telah diterapkan Kebun Binatang Praha sejak dua tahun terakhir sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah hari dengan suhu ekstrem.
Tahun ini, pihak pengelola semula berencana mulai menyediakan es pada Juli dan Agustus, yang biasanya menjadi bulan terpanas. Namun, gelombang panas datang lebih awal dari perkiraan.
Republik Ceko bahkan mencatat suhu 41,9 derajat Celsius pada 28 Juni lalu, yang menjadi salah satu hari terpanas yang pernah tercatat di negara tersebut.
Menurut Mašek, kondisi cuaca yang sulit diprediksi menjadi pelajaran penting bagi pengelola kebun binatang.
"The weather keeps surprising us."
Ia menambahkan bahwa penyediaan es akan dipersiapkan lebih awal pada musim panas tahun depan.
"We’ve been taught a lesson."
Tak Hanya Beruang Kutub, Satwa Lain Juga Mendapat Perlakuan Khusus
Beruang kutub bukan satu-satunya satwa yang mendapat bantuan untuk menghadapi cuaca panas.
Pada musim-musim sebelumnya, Kebun Binatang Praha juga memberikan es kepada berang-berang, gajah, dan burung beo.
Sementara itu, gorila memperoleh potongan es yang di dalamnya berisi buah-buahan beku sebagai camilan sekaligus cara menurunkan suhu tubuh.
Beberapa spesies lain memanfaatkan kolam, area teduh, maupun kandang dalam ruangan yang lebih sejuk untuk menghindari paparan panas berlebih. Penyesuaian dilakukan sesuai karakteristik dan habitat alami masing-masing satwa.
Baca Juga: Gelar Nyadran, Warga Desa Ngrendeng Ngawi Lestarikan Tradisi dan Jaga Semangat Guyub Rukun
Perubahan Iklim Dorong Kebun Binatang Beradaptasi
Meningkatnya frekuensi gelombang panas membuat pengelola Kebun Binatang Praha terus menyesuaikan strategi perawatan satwa.
Penyediaan es menjadi salah satu bentuk adaptasi agar hewan-hewan tetap sehat dan terhindar dari stres akibat suhu yang terus meningkat.
Fenomena ini juga mencerminkan dampak perubahan iklim yang kini dirasakan di berbagai wilayah Eropa.
Selain memengaruhi aktivitas manusia, cuaca ekstrem turut memaksa lembaga konservasi mencari cara baru untuk menjaga kesejahteraan satwa di bawah perawatannya. (*)
*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar MadiunSumber : ABC News