Jawa Pos Radar Madiun - Suasana akhir pekan yang semula dipenuhi antrean pelanggan mendadak berubah menjadi kepanikan.
Teriakan menggantikan percakapan, sementara orang-orang berlarian mencari perlindungan ketika suara tembakan menggema di sebuah restoran In-N-Out Burger yang baru beroperasi di Twin Falls, Idaho, Amerika Serikat.
Insiden yang terjadi pada Sabtu (1/8) siang waktu setempat itu menewaskan tiga orang dan menyebabkan tujuh lainnya mengalami luka-luka, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis.
Polisi menyatakan ancaman terhadap masyarakat telah berakhir setelah menemukan jasad terduga pelaku di dekat lokasi kejadian.
Polisi Pastikan Situasi Sudah Terkendali
Juru bicara Kota Twin Falls, Josh Palmer, mengatakan petugas menemukan tubuh terduga penembak di area sekitar restoran saat merespons laporan penembakan.
Hingga Sabtu malam waktu setempat, aparat masih menghubungi keluarga para korban sehingga identitas maupun usia korban belum dipublikasikan.
Kepala Kepolisian Twin Falls, Matthew Hicks, menyebut penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap identitas pelaku, motif penembakan, serta mengumpulkan keterangan para saksi.
“We believe the threat to the community is over,” Hicks said. “It was a very chaotic scene.”
Baca Juga: BOOM! Puluhan Ribu Migran Masuk Ceuta dalam Sehari, Spanyol Sebut Ada Permainan Mafia Penyelundup
Restoran Baru Dipenuhi Pengunjung Saat Insiden Terjadi
Penembakan berlangsung sekitar pukul 14.00 waktu setempat di restoran In-N-Out Burger yang baru dibuka pada 24 Juli lalu.
Lokasinya berada di kawasan pusat perbelanjaan yang ramai sehingga ratusan orang berada di sekitar tempat kejadian saat insiden berlangsung.
Banyak pengunjung yang tengah menikmati makan siang maupun mengantre makanan terpaksa berlindung atau berusaha menyelamatkan diri ketika suara tembakan terdengar.
Kesaksian Pengunjung
Salah seorang pengunjung, Nayeli Rodriguez (40), sedang menunggu pesanannya bersama kedua putrinya ketika mendengar suara tembakan dari arah dapur.
Seorang karyawan kemudian memperingatkan seluruh pengunjung bahwa telah terjadi penembakan dan meminta mereka segera tiarap.
Rodriguez mengaku seorang pria lanjut usia berusaha melindunginya beserta kedua anaknya hingga akhirnya mereka berhasil keluar dari restoran.
“We were trying to get as far as we could and some angels let us in their car,” Rodriguez said. “I left my car there in the parking lot.”
Saksi Lihat Pelaku Membawa Senapan
Saksi lain, Lane Koehn (34), mengaku melihat seseorang membawa senapan bergaya AR keluar dari jalur drive-thru restoran.
Menurutnya, seorang pria yang membawa pistol sempat membalas tembakan ke arah pelaku.
Tak lama kemudian, Koehn melihat seorang karyawan menyeret rekannya yang berseragam dan mengalami luka tembak di bagian dada menuju area yang lebih aman. Mereka tetap mendampingi korban hingga tim medis tiba.
“She was pretty bad off, but I don’t know. I hope she made it,” Koehn said.
Ia juga mengatakan polisi segera memerintahkan warga meninggalkan lokasi karena situasi masih berbahaya.
Berdasarkan pengamatannya, pelaku melepaskan sedikitnya tiga hingga empat tembakan dan belum diketahui apakah ada target tertentu dalam aksi tersebut.
Baca Juga: Gelombang Panas Picu Sungai Danube dan Rhine Surut Drastis, Reaktor Nuklir Ikut Terdampak
Video Rekam Gerak Pelaku
Sebuah video yang direkam pengendara dari seberang jalan memperlihatkan seseorang berpakaian hitam berjalan menuju sebuah mobil putih sambil membawa senapan laras panjang.
Dalam rekaman itu, orang tersebut membuka pintu pengemudi dan bagasi mobil sebelum mengambil sesuatu dari dalam bagasi.
Pengemudi yang merekam kejadian kemudian segera meninggalkan lokasi karena khawatir pelaku mengambil senjata tambahan.
Pengunjung Lain Panik Melihat Orang Berlarian
Warga Twin Falls lainnya, Haley Dodaro (43), sedang mengantre di jalur drive-thru bersama ibunya ketika melihat banyak orang berlari keluar dari restoran.
Seorang petugas pengatur lalu lintas memberi tahu bahwa telah terjadi penembakan.
“People were running out crying and screaming. It was very scary,” Dodaro said.
Korban Dirawat di Rumah Sakit
Polisi mengonfirmasi beberapa korban segera dibawa ke St. Luke's Magic Valley Medical Center untuk mendapatkan perawatan.
Pihak rumah sakit menyatakan tengah bekerja sama dengan aparat penegak hukum dan petugas tanggap darurat dalam menangani para korban.
Sementara itu, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengetahui penyebab dan motif di balik penembakan yang mengguncang Kota Twin Falls, wilayah yang berpenduduk sekitar 56.000 jiwa dan berada sekitar 205 kilometer di tenggara Boise. (*)
*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar MadiunSumber : The Guardian