Tragedi di Langit Yunani! Misi Padamkan Kebakaran Berujung Insiden

Tim Content Writer Radar Madiun • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Firefighters and forensic experts were later seen working at the crash site (BBC)
Firefighters and forensic experts were later seen working at the crash site (BBC)

Jawa Pos Radar Madiun - Di tengah perjuangan memadamkan kebakaran hutan yang terus meluas akibat gelombang panas ekstrem, sebuah insiden tragis terjadi di Yunani.

Dua helikopter pemadam kebakaran bertabrakan di udara ketika menjalankan misi pemadaman api di wilayah barat Athena. Kecelakaan tersebut menewaskan dua anggota kru, sementara dua lainnya berhasil selamat.

Tabrakan Terjadi Saat Misi Pemadaman Kebakaran

Dua helikopter jenis Bell bertabrakan pada Minggu (2/8) ketika membantu operasi pemadaman kebakaran hutan di perbatasan Attica-Boeotia, sekitar 65 kilometer di sebelah barat ibu kota Athena.

Video yang beredar memperlihatkan salah satu helikopter mengenai baling-baling helikopter lain.

Benturan itu membuat salah satu pesawat langsung terbakar sebelum jatuh ke sebuah jurang, sedangkan helikopter lainnya berhasil melakukan pendaratan darurat.

Menurut Dinas Pemadam Kebakaran Yunani, kedua helikopter tersebut disewa dari perusahaan asal Australia, McDermott Aviation, untuk mendukung operasi penanganan kebakaran hutan yang melanda negara itu.

Baca Juga: BOOM! Puluhan Ribu Migran Masuk Ceuta dalam Sehari, Spanyol Sebut Ada Permainan Mafia Penyelundup

Dua Kru Meninggal, Pilot Inggris Selamat

Korban meninggal terdiri atas seorang pilot berkewarganegaraan Denmark dan seorang petugas penghubung dari dinas pemadam kebakaran Yunani.

Sementara itu, dua kru di helikopter lainnya berhasil selamat, yakni seorang pilot asal Inggris dan seorang koordinator dari dinas pemadam kebakaran Yunani.

Keduanya hanya mengalami luka ringan dan telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani observasi selama 24 jam sebagai langkah pencegahan.

Sumber dari Kementerian Perlindungan Sipil Yunani menyebutkan:

"The two people on board, a British pilot and a Greek fire service liaison officer - escaped with minor injuries."

Sumber tersebut juga menegaskan bahwa pilot Inggris merupakan pilot swasta yang dikontrak khusus untuk musim kebakaran hutan, bukan bagian dari bantuan resmi pemerintah Inggris.

Pemerintah Yunani Berduka

Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis, menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut.

Dalam unggahannya di media sosial X, ia menyebut kehilangan petugas pemadam asal Yunani dan pilot Denmark sebagai tragedi yang membawa duka bagi seluruh negeri.

Ia juga menyampaikan simpati kepada keluarga para korban. Hingga kini identitas keempat kru belum dipublikasikan kepada masyarakat.

Baca Juga: Penerbangan Wisata Berakhir Petaka, Tragedi di Situs Nazca Lines

Seluruh Helikopter Bell Dihentikan Sementara

Sebagai langkah keselamatan, seluruh helikopter Bell yang digunakan dalam operasi pemadaman kebakaran di Yunani untuk sementara dihentikan operasinya.

Penyelidikan penyebab tabrakan masih berlangsung. Pendiri sekaligus Presiden McDermott Aviation, John McDermott, menyatakan perusahaannya akan bekerja sama penuh dengan otoritas Yunani.

"McDermott Aviation is working closely with the relevant authorities and will continue to assist as they undertake their investigation into the incident."

Meski demikian, operasi pemadaman kebakaran tetap berlanjut menggunakan armada lain, termasuk helikopter Erickson Air-Crane, Chinook, dan pesawat pembom air Canadair.

Kebakaran Hutan Masih Meluas

Selama beberapa hari terakhir, lebih dari 500 petugas pemadam kebakaran terus berupaya mengendalikan kebakaran di sejumlah wilayah Yunani, seperti Porto Germeno, Psatha, Fokida, Megara, dan Kefalonia.

Fenomena gelombang panas berkepanjangan membuat vegetasi mengering sehingga memperbesar risiko kebakaran hutan.

Kondisi tersebut juga dialami sejumlah negara Eropa lainnya, termasuk Prancis dan Spanyol, yang sebelumnya sempat melakukan evakuasi besar-besaran akibat kebakaran.

Para ahli menyebut sebagian besar kebakaran hutan dipicu oleh aktivitas manusia, baik secara sengaja maupun tidak.

Namun, perubahan iklim menyebabkan cuaca panas dan kering menjadi lebih sering terjadi sehingga kebakaran lebih mudah muncul dan menyebar. (*)

*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
Sumber : BBC
yunani Tabrakan Helikopter Athena kebakaran hutan eropa