Jawa Pos Radar Madiun - Kematian Tasia Fortune, perempuan berusia 29 tahun di Jackson, Mississippi, meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya.
Fortune ditemukan tewas tergantung di sebuah pohon pada 3 Agustus. Di tengah penyelidikan polisi, ibunya, Christy Spivey, menegaskan bahwa putrinya tidak meninggal karena bunuh diri.
“This has just devastated us,” Fortune's mother Christy Spivey said. “Tasia was strong-minded, she was full of laughs and love, she had faith in God … She had so little and gave so much.”
Spivey mengatakan kepada ABC News bahwa terakhir kali ia bertemu Fortune adalah pada 26 Juli.
Saat itu, Fortune baru saja melakukan perjalanan dari Mississippi ke Kentucky untuk menghadiri reuni keluarga.
Polisi Masih Selidiki Kematian Fortune
Jackson Police Department (JPD) memastikan kepada ABC News bahwa kematian Fortune masih dalam penyelidikan aktif.
Kantor Koroner Hinds County juga telah mengidentifikasi perempuan tersebut sebagai Fortune.
Hingga kini, polisi belum memberikan keterangan mengenai perkembangan penyelidikan maupun apakah telah ada orang yang dianggap sebagai pihak berkepentingan yang diperiksa.
Sementara itu, Mississippi State Medical Examiner’s Office melakukan autopsi untuk menentukan penyebab dan cara kematian Fortune.
Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu menjelaskan bagaimana perempuan tersebut meninggal.
Baca Juga: Penerbangan Air India Diguncang Insiden Serius, Hasil Tes Pilot Jadi Sorotan
Ditemukan di Area Rumah Terbengkalai
Sebelum identitas Fortune diketahui, anggota Dewan Kota Jackson Kenneth Stokes telah meminta bantuan dari Jaksa AS Baxter Kruger untuk menangani kasus tersebut.
Dalam surat yang diperoleh ABC News, Stokes menulis:
“We are in dire need of the assistance of the U.S. Attorney's Office with the death of an unidentified female discovered hanging in the backyard of an abandoned house on the Road of Remembrance in Jackson, Mississippi,” the letter says.
Perempuan yang disebut dalam surat tersebut kemudian diketahui merupakan Fortune.
Stokes juga meminta dukungan dalam penyelidikan kasus tersebut. Namun, hingga laporan ini diterbitkan, Kruger belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari ABC News.
Sang Ibu Membantah Dugaan Bunuh Diri
Spivey mengatakan kondisi putrinya ketika terakhir bertemu justru terlihat lebih baik dibandingkan sebelumnya. Menurutnya, Fortune tampak tenang saat itu.
“She was better than I had seen her in a long time. She was at peace.”
Ketika ditanya apakah Fortune mungkin meninggal akibat bunuh diri, Spivey memberikan jawaban tegas:
“She did not do this to herself. I know my daughter and she did not do this to herself.”
Fortune diketahui merupakan seorang ibu dari empat anak. Menurut Spivey, putrinya memiliki kepribadian yang kuat, penuh kasih sayang, serta memiliki keyakinan agama.
Baca Juga: Apple Siapkan Kejutan? Ramai Bocoran iPhone Ultra Meluncur di 2026, Harga Rp 44 Jutaan
Polisi Minta Bantuan Masyarakat
Karena penyelidikan masih berlangsung, pihak kepolisian meminta masyarakat yang memiliki informasi mengenai kematian Fortune untuk membantu memberikan keterangan.
Informasi dapat disampaikan kepada Crime Stoppers melalui nomor 601-355-TIPS.
Untuk saat ini, pihak berwenang belum mengungkap penyebab pasti kematian Fortune ataupun menjelaskan apakah terdapat unsur tindak pidana.
Hasil autopsi dan penyelidikan polisi akan menjadi bagian penting untuk mengungkap bagaimana Fortune meninggal. (*)
*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar MadiunSumber : ABC News