Jawa Pos Radar Madiun - Latihan football di Maumelle High School, Arkansas, berubah menjadi pengalaman yang nyaris berbahaya ketika seorang pemain merasakan sesuatu yang tidak biasa di dalam helmnya.
Setelah menjalani pemanasan dan mengenakan perlengkapan tersebut selama hampir satu jam, ia menemukan seekor ular berbisa bersembunyi di balik bantalan helm.
Kejadian itu berlangsung saat latihan pada pekan lalu. Pemain tersebut awalnya hanya merasakan gerakan aneh di dalam pelindung kepalanya.
Ia kemudian menyerahkan helm kepada asisten pelatih untuk diperiksa. Saat itulah seekor ular sepanjang sekitar dua kaki ditemukan berada di dalamnya. Beruntung, ular tersebut tidak sempat menggigit sang pemain.
Ular Cottonmouth Bersembunyi di Balik Bantalan Helm
Ular yang ditemukan ternyata merupakan cottonmouth, salah satu jenis ular berbisa yang hidup di Arkansas.
Hewan tersebut diketahui termasuk pit viper dan disebut sebagai ular paling berbisa kedua yang ditemukan di negara bagian tersebut.
Setelah ditemukan, ular itu ternyata tidak mudah dikeluarkan dari helm. Petugas kepolisian akhirnya harus menuangkan air ke dalam helm untuk membuat ular tersebut keluar.
Setelah berhasil dievakuasi, petugas layanan hewan membawa ular itu ke kawasan berhutan yang jauh dari lingkungan sekolah.
Direktur Maumelle Animal Shelter, Chris Davis, mengatakan bahwa pemain tersebut sangat beruntung karena tidak mengalami gigitan ular.
“It was unreal,” Davis said. “You had to kind of be there and take pictures to say this was real.”
Menurut Davis, situasi tersebut terasa sulit dipercaya jika tidak melihatnya secara langsung.
Baca Juga: Mayat Membusuk Ditemukan di Bawah Jembatan Resogati Madiun, Identitas Misterius
Pemain Tetap Melanjutkan Latihan
Meski baru saja mengalami kejadian yang cukup menegangkan, pemain tersebut tidak meninggalkan latihan. Ia mengambil helm lain dan kemudian melanjutkan sesi latihan bersama timnya.
Namun, insiden tersebut membuat pelatih kepala kembali mengingatkan para pemain untuk memeriksa perlengkapan sebelum digunakan.
Pemeriksaan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menemukan serangga, tetapi juga kemungkinan adanya hewan lain yang masuk dan bersembunyi di dalam perlengkapan. Helm, Sepatu, hingga Tas Bisa Menjadi Tempat Persembunyian
Maumelle Animal Shelter turut memberikan peringatan melalui unggahan di Facebook.
Mereka menjelaskan bahwa ular dan hewan kecil lainnya dapat masuk ke tempat-tempat yang gelap dan tertutup, terutama benda yang dibiarkan berada di luar atau tidak digunakan dalam waktu tertentu.
Shelter tersebut juga mengingatkan masyarakat untuk memeriksa perlengkapan sebelum memakainya.
“Before putting on your helmet, shoes, gloves, or any outdoor gear, always give it a quick check first,” the animal shelter said in its post. “It only takes a few seconds and could prevent a very scary encounter or worse.”
Peringatan tersebut berlaku untuk berbagai perlengkapan luar ruangan, termasuk helm, sepatu, sarung tangan, tas, dan kotak.
Beruntung Tidak Berakhir dengan Gigitan
Insiden ini menjadi pengingat bahwa perlengkapan yang terlihat aman belum tentu benar-benar bebas dari hewan yang mencari tempat berlindung.
Dalam kasus pemain Maumelle High School tersebut, keberadaan cottonmouth baru diketahui setelah ia merasakan gerakan aneh di dalam helm.
Yang membuat kejadian ini semakin mengejutkan adalah sang pemain telah menggunakan helm tersebut selama hampir satu jam sebelum ular ditemukan.
Meski begitu, ia berhasil keluar dari situasi tersebut tanpa mengalami gigitan dan bahkan kembali mengikuti latihan menggunakan helm yang berbeda.
Petugas kemudian memastikan ular tersebut tidak lagi berada di lingkungan sekolah dengan memindahkannya ke kawasan berhutan.
Bagi pemain dan timnya, kejadian itu menjadi pengalaman tidak biasa sekaligus pengingat untuk selalu memeriksa perlengkapan sebelum digunakan. (*)
*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar MadiunSumber : CBS News