Jawa Pos Radar Madiun - Nick Reiner, putra sutradara dan aktor terkenal Rob Reiner, didakwa melakukan pembunuhan tingkat pertama terhadap kedua orang tuanya, Rob Reiner dan Michele Singer Reiner.
Dakwaan tersebut diumumkan oleh kantor jaksa wilayah Los Angeles pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Nick Reiner yang berusia 32 tahun diduga membunuh kedua orang tuanya di rumah mereka di Brentwood, Los Angeles, pada Desember 2025.
Ia kemudian ditangkap tidak lama setelah kejadian dan hingga kini masih ditahan tanpa jaminan.
Didakwa dengan Dua Tuduhan Pembunuhan
Dalam dakwaan terbaru, Reiner menghadapi dua tuduhan pembunuhan tingkat pertama dengan keadaan khusus berupa pembunuhan dengan cara menunggu korban atau lying in wait.
Jika terbukti bersalah, Reiner dapat menghadapi hukuman mati. Namun, jaksa hingga kini belum menyatakan apakah mereka akan meminta hukuman tersebut.
Reiner telah menyatakan tidak bersalah atas tuduhan yang diberikan kepadanya. Sementara itu, tanggal persidangan belum ditentukan.
Jaksa Wilayah Los Angeles Nathan Hochman mengatakan kasus tersebut merupakan sebuah pengkhianatan mendalam karena korban diduga dibunuh oleh seseorang yang mereka cintai dan percayai.
Baca Juga: Breaking News! India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Alasannya
Kematian Rob dan Michele Reiner Mengguncang Hollywood
Kematian Rob dan Michele Reiner mengejutkan Hollywood. Rob Reiner dikenal sebagai aktor dan sutradara yang menghasilkan sejumlah film populer, termasuk When Harry Met Sally dan The Princess Bride.
Selain berkarya di industri hiburan, Rob dan Michele juga dikenal aktif dalam penggalangan dana untuk berbagai kepentingan Partai Demokrat.
Keduanya ditemukan tewas di kediaman mereka di Brentwood pada Desember 2025.
Kasus tersebut kemudian mengarah kepada putra mereka, Nick Reiner, yang ditangkap dan didakwa melakukan pembunuhan.
Keluarga Mengalami Kehilangan Besar
Pada April 2026, Jake Reiner, putra sulung Rob dan Michele, untuk pertama kalinya berbicara secara terbuka mengenai kematian kedua orang tuanya.
Jake menggambarkan kehilangan tersebut sebagai sesuatu yang sangat sulit diproses.
Ia tidak hanya kehilangan kedua orang tuanya dalam waktu yang sama, tetapi juga harus menghadapi kenyataan bahwa saudaranya sendiri menjadi pusat dari kasus tersebut.
Hingga kini, proses hukum terhadap Nick Reiner masih berlangsung dan belum ada keputusan pengadilan yang menyatakan dirinya bersalah. (*)
*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar MadiunSumber : The Guardian