USS Abraham Lincoln Akan Digantikan, Kondisi Pasukan AS di Timur Tengah Jadi Sorotan

Tim Content Writer Radar Madiun • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:00 WIB

 

Kapal induk kelas Nimitz USS Abraham Lincoln berlayar di Laut Arab pada 8 Mei. (NBC News)
Kapal induk kelas Nimitz USS Abraham Lincoln berlayar di Laut Arab pada 8 Mei. (NBC News)

Jawa Pos Radar Madiun - Setelah berbulan-bulan dikerahkan untuk mendukung perang dengan Iran, kondisi pasukan Amerika Serikat di Timur Tengah mulai menjadi perhatian para petinggi militer.

Di tengah kekhawatiran mengenai kelelahan dan menurunnya moral pasukan, Pentagon berencana mengganti salah satu kapal induk yang berada di kawasan tersebut, yakni USS Abraham Lincoln.

Kapal induk kelas Nimitz itu akan digantikan oleh USS George Washington, menurut seorang pejabat AS.

Pergantian tersebut dilakukan ketika para pemimpin militer AS secara internal mulai membahas kondisi personel yang telah menjalani penugasan selama berbulan-bulan tanpa kepastian kapan perang akan berakhir.

Pentagon Siapkan Pergantian Kapal Induk

USS Abraham Lincoln merupakan satu dari dua kapal induk Amerika Serikat yang saat ini dikerahkan di Timur Tengah untuk mendukung operasi terkait perang dengan Iran.

Menurut informasi yang diperoleh NBC News, Pentagon berencana mengganti Lincoln dengan USS George Washington.

Pergantian ini menjadi bagian dari penyesuaian pengerahan kekuatan militer AS di kawasan tersebut.

Namun, laporan tersebut tidak menyebutkan bahwa pergantian kapal induk semata-mata dilakukan karena kerusakan atau persoalan teknis pada USS Abraham Lincoln.

Sorotan utama justru berada pada kondisi personel yang telah menjalani penugasan panjang.

Baca Juga: Danube Capai Level Terendah dalam 30 Tahun, Bikin Sungai Danube Surut

Pasukan Mengalami Kelelahan

Dua pejabat AS mengatakan para pemimpin militer secara pribadi menyampaikan kekhawatiran kepada pihak Pentagon dan Gedung Putih mengenai rendahnya moral serta kelelahan yang meluas di kalangan anggota militer Amerika.

Para personel tersebut telah berada dalam penugasan selama berbulan-bulan untuk mendukung perang dengan Iran.

Situasi ini menjadi semakin penting karena belum ada kepastian mengenai kapan konflik akan berakhir.

Durasi pengerahan yang panjang dapat meningkatkan tekanan terhadap personel yang harus terus menjalankan tugas dalam kondisi operasi militer yang berlangsung.

Perang Iran Belum Menunjukkan Akhir yang Jelas

Pergantian USS Abraham Lincoln terjadi ketika Amerika Serikat masih mempertahankan kehadiran militernya di Timur Tengah.

NBC News melaporkan bahwa kekhawatiran mengenai kondisi pasukan muncul di tengah situasi perang yang belum memiliki titik akhir yang jelas.

Karena itu, perhatian tidak hanya tertuju pada kemampuan militer untuk menjalankan operasi, tetapi juga pada daya tahan personel yang berada di lapangan.

Kondisi tersebut membuat rotasi atau pergantian aset militer menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mempertahankan kemampuan operasional AS di kawasan.

Baca Juga: BYD Salip Honda di Daftar Mobil Terlaris Juli 2026, Toyota dan Daihatsu Nomor Berapa?

USS Abraham Lincoln Kapal Induk Kelas Nimitz

USS Abraham Lincoln merupakan kapal induk kelas Nimitz yang menjadi bagian dari armada Angkatan Laut Amerika Serikat.

Dalam laporan NBC News, kapal tersebut diketahui sedang berlayar di Laut Arab. Foto yang dimuat menunjukkan USS Abraham Lincoln berada di kawasan tersebut pada 8 Mei.

Rencana penggantian dengan USS George Washington menunjukkan bahwa Amerika Serikat tetap mempertahankan setidaknya dua kapal induk di kawasan Timur Tengah, meskipun salah satunya akan menjalani pergantian.

Pergantian di Tengah Kekhawatiran Moral Pasukan

Keputusan Pentagon menjadi penting bukan hanya dari sisi strategi militer, tetapi juga karena muncul bersamaan dengan laporan mengenai kondisi psikologis dan fisik pasukan.

Pengerahan selama berbulan-bulan dapat memberikan tekanan besar kepada personel, terlebih ketika mereka belum mengetahui kapan penugasan tersebut akan berakhir.

Untuk saat ini, laporan NBC News menyebut USS George Washington akan menggantikan USS Abraham Lincoln.

Namun, sumber yang diberikan belum menjelaskan secara rinci kapan pergantian tersebut dilakukan atau berapa lama USS George Washington akan bertugas di kawasan Timur Tengah. (*)
*Herlinda Nur Fauziya, Magang Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
Sumber : NBC News
USS Abraham Lincoln militer as timur tengah amerika serikat perang iran