Jawa Pos Radar Madiun - Presiden Prabowo baru saja tiba di tanah air usai menghadiri KTT BRICS 2026 di India.
Sejak kapan Indonesia gabung BRICS dan negara mana saja yang masuk daftar anggota BRICS?
Indonesia resmi jadi anggota BRICS pada 6 Januari 2025.
Baca Juga: Hasil Janice Tjen di Guadalajara Open 2026: Lolos 16 Besar usai Kalahkan Petenis Republik Ceko
Keuntungan gabung BRICS
Potensi ekonomi jadi salah satu alasan Indonesia gabung BRICS.
Peluang pasar di BRICS mencapai lebih dari 3 miliar jiwa.
Produk-produk utama Indonesia, seperti minyak kelapa sawit, batu bara, hingga tekstil, dapat meraih pangsa pasar yang lebih luas.
Baca Juga: Ibu Muda Tewas Tertimpa Pohon di Geger Madiun, Anaknya yang Dibonceng Selamat
Dampak lanjutannya adalah munculnya multiplier effect seperti terbukanya lapangan kerja baru, meningkatnya aktivitas industri, dan bertambahnya sumber pertumbuhan ekonomi.
Pesan Prabowo di KTT India
Pada KTT di India, Prabowo menekankan bahwa kekuatan dan ketahanan negara perlu dibangun dari kemampuan memenuhi kebutuhan masyarakat di dalam negeri.
"Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat. Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita lewat kemampuan memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera. Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri," ujarnya.
Daftar negara anggota BRICS:
Brasil
Rusia
India
China
Afrika Selatan
Mesir
Ethiopia
Iran
Arab Saudi
Uni Emirat Arab
Indonesia
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto